Rupiah Diramalkan Masih Rentan Menuju Zona Merah

itoday - Laju rupiah meski diharapkan dapat bergerak positif namun, cenderung mengalami pelemahan seiring masih adanya kecenderungan menguat dari mata uang USD. Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada memperkirakan rupiah akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support Rp13.433/USD dan resisten Rp13.384/USD.

Sementara, Reza menjelaskan, pergerakan rupiah kemarin kembali mengalami pelemahan. "Seiring dengan menguatnya laju USD setelah merespons kenaikan sejumlah data-data ekonomi AS," ujarnya di Jakarta, Selasa (9/1/2018).

Meski melemah, namun masih di atas tingkat support Rp13.440/USD. Sementara itu, adanya rilis kenaikan cadangan devisa Indonesia sebesar USD130,2 miliar dari sebelumnya USD 126 miliar. "Ini belum cukup mampu mempertahankan rupiah di zona hijau," pungkasnya. 

Sebelumnya rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan Senin (8/1) ditutup variatif, setelah sempat menghijau di awal sesi. Pergerakan rupiah yang cenderung mendatar terjadi saat tren penguatan euro terhenti. 

Rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI,  bertengger di level Rp13.397/USD kemarin atau menguat dari posisi perdagangan akhir pekan kemarin yang berada di posisi Rp13.405/USD.

Sedangkan Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah pada sesi penutupan berada di level Rp13.426/USD atau kembali memburuk dari penutupan sebelumnya Rp13.413/USD. Posisi rupiah menurut data Bloomberg hingga akhir sesi perdagangan hari ini berada pada level Rp13.429/USD atau tidak lebih baik dari akhir perdagangan akhir pekan kemarin.

Tags #Rupiah

Komentar

Artikel Terkait