Laju Rupiah Diprediksi Kembali Terapresiasi

itoday - Laju rupiah kembali mencoba menguat dengan memanfaatkan pemberitaan adanya rencana pemerintah untuk menaikkan subsidi bahan bakar. Adanya kenaikan JPY yang dibarengi dengan pelemahan USD karena sentimen internalnya, diharapkan masih dapat memberikan semangat pada rupiah untuk kembali terapresiasi.

"Meski demikian, tetap cermati dan waspada jika terdapat potensi pembalikan arah," ujar Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada kepada SINDOnews di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Rupiah diestimasikan Reza akan bergerak dengan kisaran di level support Rp13.780/USD dan resisten Rp13.755/USD. Sementara, pergerakan positif dapat kembali terjadi sehingga memenuhi harapan akan terjadinya penguatan. Di luar dugaan, perkiraan akan terapresiasinya USD karena membaiknya data penambahan pekerjaan di AS tidak terjadi.

Laju USD berbalik melemah setelah pelaku pasar merespon negatif rilis penggajian pekerjaan AS yang lebih rendah dari estimasi. Laju USD juga tertekan akibat masih adanya kekhawatiran akan terjadinya perang dagang karena kebijakan proteksionis Presiden Trump.

"Di sisi lain, penguatan yang terjadi pada JPY setelah merespon pemberitaan negatif skandal kronisme yang melibatkan PM Jepang dan Menteri Keuangannya, mampu dimanfaatkan sejumlah mata uang Asia lainnya untuk terapresiasi, termasuk rupiah," pungkasnya.

Tags #Rupiah

Komentar

Artikel Terkait