Hunian Tapak Menjamur di Bekasi Timur

itoday - Kota Bekasi yang kerap dijuluki ‘planet’ karena tingkat kemacetannya ternyata menyimpan prospek properti menjanjikan. Setidaknya hal ini dibuktikan dengan pesatnya perkembangan proyek perumahan baru dari developer lokal maupun asing.

Menurut Rumah.com Property Index, median harga hunian di wilayah Bekasi pada kuartal pertama (Q1) 2018 mencapai Rp7,73 juta per meter persegi. Naik 2,33% dibandingkan kuartal sebelumnya (quarter-on-quarter).

Soal progres terkini, jika beberapa waktu belakangan pasar hunian di kawasan Bekasi Barat terus-menerus menunjukkan tren positif, kini pertumbuhannya sudah bergeser ke sisi timur.

Ke depan, Bekasi Timur diprediksi menjadi pintu masuk bagi kaum suburban untuk menuju Jakarta menyusul pembangunan infrastruktur yang terus berjalan. Mulai dari sarana transportasi massal seperti LRT, Tol Becakayu, hingga Elevated Tol Jakarta – Cikampek.

Kepada Rumah.com, Eko Budisantoso selaku Direktur Operasi Timah Properti meyakini, pembangunan infrastruktur di sisi timur mampu memberi stimulus bagi sektor properti.

“Masyarakat dewasa ini sangat selektif memilih hunian, sehingga yang punya banyak akses transportasi pasti jadi pilihan pertama. Dalam konteks itu, kami optimistis proyek yang kami kembangkan yakni Familia Urban akan diserap pasar secara cepat karena lokasinya dilewati beragam akses baru,” ujarnya.

Sementara jika mengamati pergerakan market secara general, tahun 2018 dan 2019 menurut Eko bakal menjadi tahun emas bagi sektor properti di Bekasi Timur.

“Sehingga kami percaya diri penjualan tahun ini akan meningkat dibanding tahun kemarin. Selain karena pembangunan infrastruktur transportasi terpadu, progres pembangunan baik unit rumah maupun kawasan di proyek ini sudah mulai terlihat,” imbuhnya.

Familia Urban sendiri baru saja melakukan serah terima unit sebanyak 25 rumah. Pada tahun 2017, penjualan proyek tersebut mencapai kurang lebih Rp62 miliar. Sementara target penjualan di tahun ini adalah Rp188 miliar.

Sejak pra launching tahun lalu, kenaikan harga rumah di sini berkisar 15%-20% di mana kenaikan harga paling signifikan terjadi pada rumah tipe kecil sampai menengah dengan luas bangunan 36m2 – 45m2.

Mengenai profil konsumen, 70%-nya berasal dari kalangan end user dengan kategori pasangan atau keluarga muda dengan 1-2 orang anak.

 

Sumber: Rumah.com

Komentar

Artikel Terkait

Kamis, , 03 Mei 2018 - 00:36 WIB

Hunian Tapak Menjamur di Bekasi Timur

Selasa, , 24 April 2018 - 00:39 WIB

Kepemilikan Properti Asing Jadi Stimulus Pasar

Telah dilihat : 3393 kali

sahabat total episode 3

Telah dilihat : 3612 kali

sahabat total episode 2