KPR Masih Jadi Andalan Pembeli Rumah

 

itoday - Berdasarkan data Bank Indonesia per triwulan I/2018, sebanyak 75,8% konsumen di Indonesia masih menggunakan KPR sebagai fasilitas utama dalam pembelian properti residensial. Sedangkan 14,93% konsumen memilih membeli rumah secara tunai bertahap dan sisanya 9,27% memilih skema pembayaran tunai.

“Dari sini terlihat bahwa peluang masih terbuka lebar. Kami sebagai pihak bank optimistis dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan persiapan yang sudah dilakukan,” tegas Direktur Utama BTN, Maryono.

BTN sendiri hingga April tahun ini terus mencatat adanya pertumbuhan KPR. Per April 2018, KPR BTN tumbuh 22,03% secara tahunan (year-on-year) dari Rp112,3 triliun di April 2017 menjadi Rp137,05 triliun.

Capaian pertumbuhan tersebut berada di atas rata-rata kenaikan KPR/KPA industri perbankan nasional. Data Otoritas Jasa Keuangan merekam KPR/KPA di industri perbankan nasional hanya naik sebesar 11,9% yoy per Maret 2018.

Maryono pun yakin perseroan mampu mencapai target pertumbuhan KPR tahun ini dengan berbagai inovasi produk dan transformasi digital yang diluncurkan. Terlebih masyakarat Indonesia masih memilih KPR sebagai opsi utama untuk membeli hunian.

“Melihat angka kebutuhan rumah yang masih tinggi serta berbagai inovasi yang kami lakukan untuk memfasilitasi kebutuhan akan hunian tersebut, kami optimistis KPR akan tumbuh di atas 20% pada tahun ini,” ujar Maryono.

 

Komentar

Artikel Terkait

Rabu, , 06 Juni 2018 - 00:19 WIB

KPR Masih Jadi Andalan Pembeli Rumah

Jumat, , 27 Oktober 2017 - 15:36 WIB

Bank Diminta Turunkan Bunga KPR Jadi 6,75%