Terungkap, Transaksi Ilegal Renminbi di Bali

Bali adalah salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia. Tak heran bila banyak turis dari mancanegara selalu menjadikannya sebagai tempat favorit untuk mereka. Maka dari itulah, hal ini membuat kegiatan transaksi di Bali menjadi sangat tinggi. Hanya saja sayangnya ternyata tidak semua kegiatan transaksi yang dilakukan oleh para turis asing adalah legal. Misalnya, yang dilakukan sebagian wisatawan asal China.

Banyak sekali turis yang datang ke Indonesia melakukan kolerasi terhadap kegiatan transaksi perdagangan dengan memakai uang tunai dan digital lewat internet. Dari sinilah, Bali adalah salah satu tempat tujuan wisata para turis mancanegara untuk melakukan kegiatan transaksi. Seperti dilansir kontan.co.id, Presdir dari PT AHDI, yaitu Rudy Ramli mengatakan bahwa ada beberapa transaksi yang dilakukan secara ilegal di Bali menggunakan mata uang China.

Contoh Transaksi Ilegal Turis China di Bali

Salah satu contoh transaksi ilegal yang dilakukan turis China di Bali adalah, saat orang China berjualan barang di Bali, setelah itu bertemu dengan turis China yang lainnya, maka karena mereka sebelumnya sudah terbiasa melakukan transaksi memakai Alipay dan WeChat, hal ini membuatnya melakukan transaksi lewat itu. Rudy memperkirakan bahwa beberapa merchant yang ada di Bali melakukan transaksi memakai WeChat Pay, Rupiah 20% sisanya memakai Renminbi.

3 Macam Transaksi Ilegal Renminbi

Karena diketahui banyak para wisatawan yang melakukan transaksi ilegal, hal ini membuat ADHI, BI Bali, dan Pemda akan melakukan kegiatan razia pada merchant WeChat yang ilegal memakai renminbi. Disini, Rudy mencatat terdapat 3 macam transaksi menggunakan renminbi. Yaitu, memakai weChat Pay transfer secara peer to peer lending, memakai kartu Union pay dari EDC menggunakan Wifi dari China, dan memakai voucher renminbi dari Dian Ping App.

Pengertian Renminbi

Berbicara tentang renminbi, sebenarnya renminbi merupakan mata uang resmi dari RRC yang sudah ada dari tahun 1949 yang lalu. Saat itu, uang ini diterjemahkan menjadi uang rakyat atau uang RRC. Untuk simbol internasionalnya yaitu CNY. Yuan merupakan nama unit untuk satuan dari mata uang renminbi. Umumnya, Anda dapat mengatakan bahwa harga barang ini adalah 10 yuan, padahal sebenarnya itu adalah salah!

Karena yang benar adalah harganya sebesar 10 Renminbi. Itu artinya, Yuan sebenarnya hanya berlaku untuk sebutan satuannya, sedangkan renminbi merupakan nama mata uangnya. Bisa dibilang bahwa renminbi ini sebenarnya sama seperti Pundsterling, sebagai nama mata uang resmi negara Inggris. Sedangkan Pound adalah nama satuannya. Bedanya Yuan dengan renminbi ini tidak bisa didapatkan dari pemakaian istilah mata uang Dollar dan rupiah.

Karena penyebutan dari mata uang Dollar dan Rupiah itu sama baiknya sebagai nama satuan dan juga sebagai mata uang. Perlu Anda ketahui, bahwa istilah China untuk kata Dollar ini adalah Mei Yuan atau sebagai yuan Amerika. Selain itu, kata won dan yen adalah mata uang dari Korea dan Jepang yang telah mengadaptasi dari nama Yuan yang ada di China. (sumber: kontan.co.id. berbagai sumber)

 

Tags #uang

Komentar

Artikel Terkait

Minggu, , 13 Januari 2019 - 15:44 WIB

Sasar Milenial, SBR 005 Dapat Dipesan Mulai Rp 1 Juta!

Jumat, , 11 Januari 2019 - 14:18 WIB

Harga Emas Antam Hari ini Turun Rp 2000/Gram

Sabtu, , 29 Desember 2018 - 22:51 WIB

Resiko Mencekik Pinjaman Online