Resiko Mencekik Pinjaman Online

Ada yang berpendapat, pinjaman tunai tanpa jaminan dengan proses yang super cepat menjadi angin segar. Apalagi, saat ini orang bisa mengajukan pinjaman secara online hanya dengan hitungan menit saja. Sayangnya, ada yang menggunakan kesempatan ini untuk melakukan hal-hal yang merugikan bahkan mencekik masyarakat. 

Tercatat, banyak keluhan dari para peminjam yang dikejar-kejar oleh lembaga pinjaman online. Lalu apa yang perlu dicermati sebelum Anda memutuskan meminjam uang secara online?

Resiko Pinjaman Online

Sebelum Anda mengajukan sebuah pinjaman online, sebaiknya pahami dulu resiko apa saja yang dapat mengintai Anda bila sampai Anda menunda pembayaran, atau bahkan tidak mau membayar pinjaman tersebut. Hal ini bisa berdampak buruk pada segi emosional dan finansial Anda. Maka dari itulah, sebelum mencoba mengajukan pinjaman tunai yang tidak ada jaminannya, sebaiknya pelajari dulu beberapa dampak negatif berikut ini agar Anda tidak sampai terlilit hutang:

Ada Tambahan Biaya jika Meminjam Online

Sama halnya dengan pengajuan pinjaman secara konvensional. Ketika Anda mengajukan kredit secara online, maka Anda juga akan diberikan tanggal jatuh tempo untuk batasan akhir pembayaran pinjaman Anda. Bila Anda membayar sesudah tanggal yang ditentukan, itu artinya Anda dicatat telah melewati jatuh tempo alias menunggak. Akhirnya, Anda harus membayar denda pembayaran. Sehingga, jumlah uang yang dikeluarkan semakin banyak. Karena Anda harus membayar hutang, bunga, dan dendanya.

Menunggak Berakibat Riwayat Kredit Memburuk 

Bila Anda sampai telat dalam membayar hutang, hal ini bisa berdampak pada skor kredit Anda dalam SLIK OJK. Karena skor kredit Anda bisa tercatat buruk. Akibatnya, hal ini bisa mempangaruhi proses pengajuan kredit Anda untuk masa yang akan datang.  Meskipun mungkin sekarang ini Anda belum butuh pengajuan kredit, namun saat Anda membutuhkannya, hal ini bisa membuat proses pengajuan Anda langsung ditolak.

Penyalahgunaan Data Pribadi Handphone

Hati-hati, tidak ada jaminan keamanan dari penyedia pinjaman online yang tak terdaftar OJK. Data yang paling gampang disalahgunakan adalah kontak darurat, apalagi aplikasi yang terinstal di handphone sudah anda berikan izin untuk “mengintip” nomor kontak yang ada di handphone.

Biasanya, kontak darurat ini yang akan “diteror” ketika peminjam menunggak bayar utang. Lalu bayangkan jika nomor handphone orang-orang terdekat Anda sudah diambil oleh rentenir online ini, apa jadinya?

Hati-hati Bunga Mencekik

Awas rayuan penyedia pinjaman online yang membuat seolah-olah memberikan bunga rendah. Bila mereka menawarkan bunga 1% per hari, tinggal kalikan saja jika jatuh temponya 30 hari.  Pinjaman yang mulanya cuma Rp. 3 Juta misalnya, akan ditambah bunga 30% x Rp.3 juta. Mencekik kan?

Kegiatan Terganggu Karena Pinjaman Online

Saat Anda menunggak pembayaran dalam waktu tertentu, hal ini bisa membuat pihak dari lembaga kredit selalu menghubungi Anda lewat telepon. Tentu saja, mereka akan menghubungi Anda bukan karena tanpa alasan. Bila Anda tidak kunjung membayar semua hutang Anda sampai lunas, hal ini membuat pihak kreditur tidak tinggal diam. Maka dari itulah, bila Anda tidak ingin kegiatan Anda terganggu, segera lunasi pembayaran hutang Anda sebelum dikejar. (Sumber: berbagai sumber)

 

Tags #uang

Komentar

Artikel Terkait