Aturan pembatasan impor 500 komoditas terbit pekan ini

 

 

 

 

itoday - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan payung hukum terkait tentang pembatasan impor 500 komoditas telah siap. Nantinya, kebijakan tersebut akan diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

"Sudah (siap). PMK-nya nanti kita umumkan segera," ujar dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/9).

Menurut Sri Mulyani, PMK tersebut akan diterbitkan paling cepat Rabu besok. "Nanti kita umumkan PMK-nya besok sore atau Kamis," tandas dia.

Sebelumnya, pemerintah tengah mengkaji untuk melakukan pembatasan impor pada 500 komoditi. Hal itu bertujuan untuk mengendalikan nilai tukar rupiah dan defisit transaksi berjalan.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebutkan dari 500 komoditi tersebut sebagian besar yang akan dikurangi adalah impor konsumsi.

"Akan direview lagi dan kebanyakan barang konsumsi," kata Menperin Airlangga saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (16/8).

Sementara itu, impor bahan baku dan barang modal tidak akan banyak yang dibatasi. "Bahan baku tentu tidak dipersulit ya dan juga barang modal," ujarnya.

Airlangga menegaskan untuk memenuhi kebutuhan saat ini bisa dimaksimalkan penggunaan produk dalam negeri melalui substitusi impor. Sementara untuk bahan baku, saat ini memang masih banyak yang terpaksa harus didatangkan dari luar sebab belum tersedia di dalam negeri. 

 

 

 

Sumber Berita : Merdeka.com/Sumber foto : Tribunnews.com

Komentar

Artikel Terkait

Rabu, , 19 Juni 2019 - 00:00 WIB

Mobil Rakitan Indonesia Ini Tantang Mobnas Vietnam

Selasa, , 18 Juni 2019 - 17:09 WIB

BW: KPU Gagal "Narasi" Meyakinkan MK