Kerusakan Jalan Jangan Dijadikan Komoditi Politik

 

itoday - Jelang pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel 2018, Bupati OKU Timur HM Kholid MD menegaskan, kerusakan jalan provinsi di wilayah Belitang jangan dijadikan komoditi politik oleh siapapun saat Pilkada serentak 27 Juni mendatang. Melihat kondisi ruas jalan provinsi yang rusak parah, maka beberapa pasangan calon ataupun timnya akan memanfaatkannya sebagai bahan kampanye, baik dijadikan program atau janji untuk diperbaiki atau malah sebaliknya. Hal ini disampaikan Kholid saat melakukan kegiatan gotong royong perbaikan jalan provinsi di Belitang pada Sabtu (13/1)

“Sebentar lagi akan ada hajat besar pilkada ,jadi saya tidak mau jika ada pasangan calon memfaatkan jalan provinsi ini jadi jualan politik untuk memikat hati masyarakat, kasihan masyarakat jika jalan ini nanti jadi tumbal politik,” jelasnya.

Dikatakan, status jalan poros Belitang merupakan jalan kewenangan provinsi, sehingga Pemkab OKU Timur tidak bisa memakai anggaran APBD untuk melakukan perbaikan jalan provinsi tersebut. “Sebagai bentuk keperdulian pemerintah, saya mengajak masyarakat gotong royong memperbaiki kerusakan jalan yang ada di OKU Timur khususnya ruas jalan provinsi ini,” ujarnya.

Kholid menjelaskan, alasan dirinya mengajak masyarakat untuk gotong royong, karena ruas jalan tersebut merupakan urat nadi ekonomi masyarakat OKU Timur, apalagi sebentar lagi akan panen raya dan memasuki musim hujan, jadi mjika tidak segera dilakukan pembenahan masyarakat akan sulit untuk melintasi jalan ini terutama saat menganggkut hasil pertanian.

“Jika kita tidak perbaiki dari sekarang, maka akan menggangu aktifitas petani dalam membawa keluar-masuk hasil pertanian nanti, momen ini juga kita ambil dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) OKU Timur yang ke-14,” ungkapnya.

Lanjut Kholid, Kegiatan ini tidak akan berhenti meski bukan suasan HUT kabupaten. “Yang kita khawatirkan, karena ini menjelang Pilkada, beberapa Pasangan calon menjual ruas jalan ini untuk alat politik, kasihan masyarakat, mereka hanya butuh pembangunan dan kesejahteraan,” imbuhnya.

Gotong royong ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kerusakan jalan. “Bukan rasa kekecewaan dan ini sudah kita lakukan tiga kali selama tahun 2016 – 2017 dan dilanjutkan pada tahun 2018,” pungkasnya

Untuk diketahui jalan provinsi di Belitang dari BK 0 sampai BK 30 dalam keadan rusak parah,dan sudah banyak korban para supir yang mobilnya angkutannya terbalik karena jalan berlubang dan menjadi berlumpur saat hujan. Pernah ada perbaikan 2017 oleh Provinsi, namun hanya tambal sulam saja

Orang nomor satu di Bumi Sebiduk Sehaluan inipun berharap, melalui aksi ini dapat meringankan masyarakat pengguna jalan dalam beraktivitas sehari-hari. Selain itu juga, agar dapat menjadi perhatian Pemerintah Provinsi untuk secepatnya melakukan perbaikan secara total. 

Berdasarkan pantauan dilapangan, dari hasil swadaya masyarakat hingga menjelang siang hari, berhasil terkumpul bahan material timbunan sebanyak 93 unit mobil, yang digunakan untuk menimbun titik-titik kerusakan jalan mulai dari BK 0 hingga BK 30 Gumawang Belitang. (mg1).

 

 

Sumber Berita : Okutimurpos/Sumber foto : Warta Melayu

Komentar

Artikel Terkait