BBM Jadi Komoditas Impor Terbesar Sulsel

 

 

itoday - Selama tahun 2018, lima komoditas impor terbesar Sulsel yaitu Bahan Bakar Mineral (BBM), gandum ganduman, gula dan kembang gula, ampas atau sisa makanan industri, dan mesin peralatan listrik.

Impor terbesar Sulsel terhitung sejak 10 bulan terakhir adalah BBM yang mencapai US $ 392,18 juta. Kedua adalah gandum ganduman dengan nilai impor mencapai US$ 111,00 juta.

Kepala Bidang Statistik BPS Sulsel, Akmal mengatakan BBM ini selalu menjadi komoditas terbesar impor setiap bulannya karena BBM ini selalu menjadi kebutuhan pokok dari masyarakat.

“Komoditas terbesar ketiga adalah gula dan kembang gula yang memiliki nilai impor sebesar US$ 104,26 juta. Selanjutnya adalah ampas atau sisa makanan industri dengan nilai sebesar US$ 86,98 juta,” kata Akmal, Senin, (19/11/2018).

Terakhir komoditas impor terbesar lanjut Akmal adalah mesin peralatan listrik. Nilai impor untuk komoditas ini adalah sebesar US$ 83,19 juta.

Akmal juga menjelaskan jika lima nilai impor terbesar ini masih angka sementara. Namun kata Akmal, angka nilai komoditas terbesar ini hingga akhir tahun, tidak banyak mengalami perubahan.

“Ampas atau sisa makanan industri banyak masuk di Sulsel karena salah satunya adalah untuk makanan ternak. Sementara untuk mesin dan peralatan listrik menjadi tinggi karena ada pembangunan pembangkit listrik di Jeneponto dan Sidrap,” jelas Akmal.

 

 

Sumber Berita : SULSELSATU.com/Sumber Foto :

 

Komentar

Artikel Terkait