Go-Jek Kontribusi Rp2,1 Triliun di Perekonomian Bandung

itoday - Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) memaparkan hasil riset tentang kontribusi mitra Gojek kepada perekonomian kota Bandung di tahun 2018 mencapai Rp2,1 triliun.

Salah satu peningkatan ekonomi yang terlihat di tahun 2018 yaitu mitra UMKM Go-Food yang naik hampir lima kali lipat dibandingkan tahun 2017.

"Pertumbuhan kontribusi mitra UMKM Go-Food ini antara lain disebabkan oleh optimalisasi fitur teknologi Gojek dan Go-Food yang semakin gencar digunakan oleh mitra UMKM," ungkap Wakil Kepala LD FEB UI, Dr. Paksi C.K. Walandouw.

LD FEB UI juga menyatakan bahwa 76 persen mitra merchant mengalami kenaikan transaksi dengan rata-rata peningkatan omzet sebesar Rp5,3 juta per bulannya.

Perhitungan penelitian itu juga mencakup mitra-mitra Gojek lainnya, yaitu layanan Go-Ride, Go-Car, dan Go-Life.

Bahkan menurut hasil riset, mitra Go-Life yang mencakup Go-Clean dan Go-Massage, menyumbang kontribusi sebesar Rp46 miliar ke dalam perekonomian Kota Bandung.

"Kontribusi yang semakin besar dari Gojek menunjukkan bahwa teknologi mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi khususnya ke perekonomian daerah," tutur Paksi.

Diketahui riset tersebut dilakukan di beberapa wilayah Indonesia termasuk Bandung di bulan November 2018 sampai Januari 2019 dengan menggunakan metode kuantitatif melalui wawancara tatap muka.

Beberapa responden di Bandung terdiri dari mitra Go-Ride sebanyak 385 responden, mitra Go-Car 50 responden, mitra UMKM Go-Food 100 responden, dan mitra Go-Life 80 responden. Sampel penelitian mewakili populasi mitra pengemudi, dengan tingkat keyakinan sebesar 95 persen.

 

Sumber

Komentar

Artikel Terkait