Ambil Alih Tambang Freeport, Seberapa Kuat Inalum?

itoday - PT Indonesia Asahan Aluminium/Inalum (Persero) tengah dipersiapkan untuk mengambil tambang emas PT Freeport Indonesia (PTFI). Hal ini merupakan salah satu bentuk kesiapan dari pemerintah apabila Freeport kalah dalam sidang arbitrase.

Namun, kesiapan Inalum turut dipertanyakan oleh buruh. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said iqbal mengungkapkan, kesiapan Inalum ini perlu diperhatikan agar tambang emas Papua tak lagi jatuh ke pihak swasta setelah divestasi dilakukan.

"Seberapa kuat inalum. Ini pertanyaan harus kritis. Karena bagi kami nanti implikasinya ke buruh. Faktanya PT Amman begitu diambil Arifin Panigoro dengan modal dari China, kesejahterannya menurun. Bahkan ada PHK dan outsourcing. Kasus smelting menjelaskan itu," jelasnya di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta, Selasa (7/3/2017).

Pemerintah pun harus mampu melihat rencana divestasi secara lebih luas. Pasalnya, hal ini dapat berdampak pada adanya pemutusan hubungan kerja yang juga harus diperhatikan.

"Persoalan Freeport, kita pertanyaan dulu apa dasar pemerintah melakukan divestasi. Pemerintah juga mengabaikan tidak mungkin PHK. Faktanya sudah dirumahkan. Pemerintah mau enggak bayar gajinya. Apa lebih sejahtera kalau divestasi dikuasai pemerintah. Faktanya BUMN, outsourcing semua kok," imbuhnya.


Sumber: Okezone.com

Komentar

Artikel Terkait

Selasa, , 07 Maret 2017 - 14:51 WIB

Ambil Alih Tambang Freeport, Seberapa Kuat Inalum?

Telah dilihat : 704 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 698 kali

sahabat total episode 1

Telah dilihat : 877 kali

Nokia hadir di MWC 2017