JK Prediksi Banyak Pekerja RI Kabur Keluar Negeri Karena Gaji Kecil

itoday - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan dengan berlakunya ASEAN Community atau pasar bebas ASEAN maka antar negara bebas melakukan hubungan kenegaraan tanpa ada batasan. Salah satunya mengenai kebebasan masyarakat Indonesia untuk bekerja di negara tetangga.

"Saya kira sekarang semangatnya sudah berbeda. Karena semua saling membutuhkan. Kita butuh pekerjaan, mereka butuh tenaga kerja," kata Wapres JK di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (12/7).

Dia menambahkan, tingkat gaji di Indonesia saat ini masih lebih rendah jika dibandingkan dengan negara tetangga. Sehingga, sangat wajar jika masyarakat Indonesia nantinya lebih memilih bekerja di luar negeri untuk mendapat penghasilan yang besar.

"Tidak mungkin orang Singapura menyelundup masuk ke Indonesia tidak akan. Karena gaji per harinya mungkin saja 5:1 dari kita di Indonesia. Tapi orang Indonesia kerja di Singapura dan Malaysia itu pasti ada insentif karena ada perbedaan tingkat pendapatan. Jadi menurut saya wajar dalam sistem ASEAN yang lebih terbuka," imbuhnya.

Maka dari itu, pemerintah terus mendorong pembangunan industri di dalam negeri agar perekonomian Tanah Air bisa ikut meningkat.

"Saya yakin dengan memperbaiki dan membangun perbatasan sekaligus diplomasi perbatasan dengan negara-negara yang berbatasan dengan kita itu sangat baik," pungkas Wapres JK.

Sumber: Merdeka

Komentar

Artikel Terkait

Selasa, , 21 November 2017 - 15:00 WIB

Lingga Dijadikan Bahan Rujukan Budaya Melayu Sedunia

Senin, , 20 November 2017 - 14:21 WIB

Ada Masalah Apa Novanto Dengan JK?

Telah dilihat : 1734 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1694 kali

sahabat total episode 1