Harga Emas Tersungkur Imbas Kuatnya Dolar AS

 

itoday - Kontrak emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Selasa (Rabu pagi WIB). Sebab data ketenagakerjaan AS yang bagus mengangkat dolar AS lebih kuat. 

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun USD2,1 atau 0,17% menjadi USD1.262,60 per ounce.

Data Job Openings and Labor Turnover Survey, yang mengukur lowongan kerja bulanan, mencapai 6.163 juta pada Juni, melebihi jumlah 5,6 juta yang diharapkan dan bulan sebelumnya sebanyak 5,702 juta.

Laporan tersebut, bersamaan dengan angka tenaga kerja yang lebih baik dari perkiraan pada Jumat lalu, yang dilihat oleh beberapa investor komoditas sebagai tetap mempertahankan rencana Federal Reserve untuk menaikkan suku bunganya setidaknya sekali lagi di tahun ini.

Suku bunga yang lebih tinggi cenderung bertindak sebagai pendorong kenaikan dolar AS, menarik para pedagang untuk mencari tingkat suku bunga yang lebih tinggi pada deposito berbasis dolar AS. Baca Juga:

Namun tingkat suku bunga yang lebih tinggi bisa menjadi penekan bagi logam mulia, karena membuat mereka lebih mahal untuk pembeli yang menggunakan mata uang yang lebih lemah dan mengurangi daya tarik komoditas yang tidak menghasilkan imbal hasil (yield).

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September bertambah 13,8 sen atau 0,85%, menjadi ditutup pada USD16,389 per ounce. Platinum untuk penyerahan Oktober naik USD2,9 atau 0,3%, menjadi menetap di USD974,5 per ounce.

Komentar

Artikel Terkait

Senin, , 21 Agustus 2017 - 11:03 WIB

Harga Emas Antam Enggan Bergerak Ikuti Emas Dunia

Kamis, , 10 Agustus 2017 - 11:22 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp 3.000 Jadi Rp 598.000 Per gram

Rabu, , 09 Agustus 2017 - 12:34 WIB

Harga Emas Tersungkur Imbas Kuatnya Dolar AS

Telah dilihat : 1102 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1077 kali

sahabat total episode 1