Rupiah Dibuka Ambruk Makin Parah

itoday -  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan perdagangan hari ini melanjutkan pelemahan dari penutupan kemarin yang berada di zona negatif. Kondisi rupiah pagi ini terjadi saat USD bertahan stabil terhadap beberapa mata uang lainnya.

Data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah pagi ini dibuka di level Rp13.239/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah melemah cukup dalam sebesar 30 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.209/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg, pagi ini dibuka pada level Rp13.240/USD atau jauh memburuk dari penutupan kemarin di posisi Rp13.201/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran harian Rp13.228-Rp13.245/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, pada perdagangan hari ini, rupiah berada pada level Rp13.240/USD. Kondisi ini tercatat tidak lebih baik dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.207/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah dibuka pada level Rp13.199/USD juga tidak lebih baik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.194/USD, dan pada pukul 10.05 WIB, rupiah semakin anjlok ke level Rp13.237/USD dengan kisaran level Rp13.199-Rp13.240/USD.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (14/9/2017), USD bertahan stabil di dekat level tertinggi dalam empat pekan terhadap yen. Pata pelaku pasar mencari data inflasi AS di kemudian hari untuk dijadikan sebagai petunjuk mengenai kemungkinan kenaikan tingkat suku bunga berikutnya oleh Federal Reserve.

USD terhadap yen bertahan pada level 110,59 atau naik 0,1% dari akhir perdagangan AS kemarin. USD yang turun ke level terendah dalam 10 bulan di posisi 107,32 terhadap yen pekan lalu karena kekhawatiran atas Badai Irma dan Korea Utara, telah meningkat pekan ini karena sentimen risiko membaik dan imbal hasil AS Treasury naik tipis.

Euro terhadap USD bertahan stabil di level 1,1886, setelah mundur dari level tertingginya dalam 2,5 tahun di posisi 1,2092 pada Jumat kemarin.

Kemudian pada hari ini, investor juga akan mengalihkan fokus mereka pada keputusan kebijakan moneter oleh Bank of England dan Swiss National Bank.

Poundsterling terhadap USD bertahan stabil di posisi 1,3211. Kemarin sempat gagal setelah menetapkan level tertinggi satu tahun di level 1,3329, karena para investor mengambil keuntungan sebelum keputusan kebijakan BoE pada hari ini.

Pembuat kebijakan BoE secara luas diperkirakan akan meninggalkan suku bunga pada rekor rendah 0,25% saat mereka membuat pernyataan kebijakan terakhir pada pukul 11.00 GMT.

 

 

 

Tags #Rupiah

Komentar

Artikel Terkait

Jumat, , 22 September 2017 - 11:23 WIB

Rupiah Diprediksi Temukan Momentum Penguatan

Senin, , 18 September 2017 - 11:51 WIB

Rupiah Diprediksi Belum Bisa Menguat

Jumat, , 15 September 2017 - 13:24 WIB

Rupiah Dibuka Makin Ambles Saat Yen Kalahkan USD

Telah dilihat : 1315 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1266 kali

sahabat total episode 1