Rupiah Dibuka Ambruk Makin Parah

itoday - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi pembukaan pagi ini terlihat ambruk hingga di level Rp13.500/USD. Kondisi rupiah tersebut di tengah semakin menguatnya USD terhdap beberapa mata uang utama dunia, termasuk terhadap yen.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, pagi ini dibuka ambruk makin parah ke level Rp13.499/USD. Posisi tersebut memburuk dibandingkan perdagangan akhir pekan kemarin di level Rp13.492/USD.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah sesi pagi dibuka pada level Rp13.478/USD atau lesu bila dibandingkan sebelumnya yang berakhir pada posisi Rp13.475/USD. Namun pada pukul 10.08 WIB bergerak ke level Rp13.524/USD dengan kisaran Rp13.475-Rp13.529/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, kejatuhan rupiah juga terlihat pada sesi pembukaan pagi ini di level Rp13.500/USD. Kondisi ini memburuk dari posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.460/USD.

Data Yahoo Finance, rupiah pada sesi pembukaan perdagangan hari ini dibuka di level Rp13.468/USD atau hampir mendatar dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp13.470/USD. Namun pada pukul 10.09 WIB bergerak makin loyo ke level Rp13.515/USD dengan pergerakan harian pada kisaran level Rp13.468-Rp13.515/USD.

Seperti dilansir Reuters, Senin (2/10/2017), USD memulai bulan ini dengan catatan tinggi pada hari Senin, menguat terhadap euro dan mitra utama lainnya karena investor memantau sebuah pemungutan suara independen di Catalonia Spanyol.

Indeks USD yang mengukur mata uangnya terhadap enam mata uang utama, bertambah 0,1% menjadi 93.192. Likuiditas diperkirakan akan tipis pada hari ini dengan pasar China, Korea Selatan, Hong Kong, India dan Australia ditutup untuk hari libur.

Euro terhadap USD turun 0,1% menjadi 1,1796 karena investor gugup mengawasi situasi di Spanyol. Di mana polisi menggunakan tongkat dan peluru karet untuk menggagalkan pemilihan Catalan pada Minggu dalam sebuah demonstrasi yang membuat ratusan orang terluka. Kepala pemerintah daerah Catalonia membuka pintu menuju deklarasi kemerdekaan yang potensial dari Spanyol. 

USD terhadap yen naik 0,2% menjadi 112,71. Data yang dirilis sebelumnya pada Senin menunjukkan bahwa produsen besar Jepang adalah yang paling percaya diri mengenai prospek bisnis dalam satu dasawarsa di kuartal terakhir, sebuah survei bank sentral yang diawasi ketat menunjukkan pada hari ini, sebuah tanda bahwa pemulihan ekonomi negara tersebut mungkin akan membaik berkat permintaan global yang kuat. .

Para analis berpendapat bawha angka tersebut juga dapat membantu Shinzo Abe saat dia mencoba meyakinkan para pemilih pada pemilihan 22 Oktober bahwa kebijakan stimulus "Abenomik" telah memperbaiki mata pencaharian mereka.

Ada dua skenario terarah utama untuk yen setelah pemilihan, kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi valas di Mizuho Securities. "Jika hasilnya dianggap sebagai hasil buruk bagi partai Abe, maka beberapa investor mungkin melihatnya sebagai awal dari akhir 'Abenomikinya,' yang berarti akhir dari tren pelemahan yen," katanya.

"Tapi ada kemungkinan lain juga, dengan kedua pihak menyerukan langkah stimulus, yang beberapa orang anggap dapat menyebabkan 'uang helikopter', jadi mereka mungkin akan menjual yen. Secara keseluruhan, USD/yen masih didominasi oleh faktor AS," imbuhnya.

Tags #Rupiah

Komentar

Artikel Terkait

Minggu, , 22 Oktober 2017 - 02:19 WIB

Sri Mulyani: Pelemahan Rupiah Bersifat Sementara

Sabtu, , 21 Oktober 2017 - 00:37 WIB

Rupiah Berakhir Merangkak Naik

Kamis, , 19 Oktober 2017 - 10:36 WIB

Rupiah Dibuka Makin Turun Saat Yen Keok Lawan USD

Telah dilihat : 1484 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1434 kali

sahabat total episode 1