Sky Jumper, Bisa Melompat Hingga 3 Meter.

itoday - Meski terbilang baru di Indonesia, bocking sudah menyedot perhatian banyak orang, khususnya kaum muda. Para jumper kemudian membentuk Indojumpstilts yang punya misi memasyarakatkan permainan yang mirip dengan enggrang ini.

Mulanya, orang mengenal permainan ini sebagai skyrunner. Tapi, sebetulnya, nama itu adalah salah satu merek alat permainan ini. Nama asli permainan yang menggunakan alat semacam egrang itu adalah bocking. Tapi, di sini, para penggila permainan ini menyebutnya sky jumper.

Kata bocking dicomot dari nama penemu permainan ini, Alexander Boeck. insinyur asal Jerman ini melahirkan permainan yang kemudian mewabah ke seantero dunia ini pada tahun 1999.

Bocking mulai masuk ke Indonesia di tahun 2009. Saat itu, hanya segelintir orang yang memainkan alat yang bisa digunakan untuk melompat sekaligus berlari tersebut. Sekarang, jumlah penggemar bocking makin banyak. Di Indonesia, belakangan penggemar olahraga ini sudah banyak bermunculan. Tidak hanya itu, komunitasnya pun mulai menjamur di mana-mana, salah satunya adalah Indo JumpStilts.

Komunitas ini berdiri pada November 2010. Berawal dari hobi beberapa anggotanya, maka tercetuslah ide untuk membuat komunitas yang dapat dijadikan wadah, untuk bertukar informasi mengenai bocking, mulai dari sharing trik, info jual beli produk, hingga memperbanyak teman.

“Setelah kita membentuk komunitas, alhamdulillah, anggota kita semakin hari-semakin banyak,” jelas Andi Setiawan, salah satu anggota Indo Jumpstilts.

Bermain jumping stilts memang sangat mengasyikkan. Karena selain bisa berolahraga, permainan ini juga dapat memacu adrenalin pemainnya. 

“Bayangkan saja, kita bisa meloncat hingga 3 meter. Jadi, sangat mengasyikkan, dan tentunya juga menguji keberanian kita,” jelas Andi.

Namun diakuinya, bermain jumping stilts memang memiliki resiko yang tinggi, patah tulang, keseleo atau pun lecet-lecet jumlah penggemar bocking makin banyak. Di Indonesia, belakangan penggemar olahraga ini sudah banyak bermunculan. Tidak hanya itu, komunitasnya pun mulai menjamur di mana-mana, salah satunya adalah Indo JumpStilts.

Komunitas ini berdiri pada November 2010. Berawal dari hobi beberapa anggotanya, maka tercetuslah ide untuk membuat komunitas yang dapat dijadikan wadah, untuk bertukar informasi mengenai bocking, mulai dari sharing trik, info jual beli produk, hingga memperbanyak teman.

“Setelah kita membentuk komunitas, alhamdulillah, anggota kita semakin hari-semakin banyak,” jelas Andi Setiawan, salah satu anggota Indo Jumpstilts.

Bermain jumping stilts memang sangat mengasyikkan. Karena selain bisa berolahraga, permainan ini juga dapat memacu adrenalin pemainnya. “Bayangkan saja, kita bisa meloncat hingga 3 meter. Jadi, sangat mengasyikkan, dan tentunya juga menguji keberanian kita,” jelas Andi.

Namun diakuinya, bermain jumping stilts memang memiliki resiko yang tinggi, patah tulang, keseleo atau pun lecet-lecet mungkin sudah menjadi hal yang lumrah bagi pemain jumping  stilts. Namun sebenarnya resiko tersebut bisa diminimalisir dengan menggunakan pelindung saat si pemain melakukan latihan, contohnya seperti helm, pelindung lutut, dan siku.“kita selalu menyarankan bagi anggota kita untuk selalu menggunakan pelindung ketika bermain jumping stilts,” kata Andi.

Sampai saat ini, komunitas Indo JumpStilts telah memiliki 60 orang anggota. Setiap Sabtu mereka secara aktif mengadakan latihan di Taman Menteng, Jakarta Pusat. Sedangkan di hari Minggunya mereka latihan di acara car free day di Bundaran Hotel Indonesia.

 

Red

Komentar

Artikel Terkait

Rabu, , 12 Desember 2018 - 13:02 WIB

Sky Jumper, Bisa Melompat Hingga 3 Meter.