Risiko dan Komplikasi Operasi Vaginoplasty yang Penting Diketahui Wanita

itoday - Perbincangan soal Nikita Mirzani yang jalani operasi vaginoplasty masih cukup ramai di dunia maya. Banyak yang penasaran soal prosedur operasi  yang dijalaninya. Mungkin ada dari sebagian dari kita yang baru mendengar prosedur operasi ini juga.

Vaginoplasty, seperti yang dikutip dari news-medical.com, merupakan prosedur untuk rekonstruksi atau pengencangan vagina. Prosedur ini bisa dilakukan untuk berbagai alasan, seperti karena penyakit, trauma karena kecelakaan, dan ada juga yang menjalaninya setelah melewati menopause. Operasi ini pun punya risiko dan komplikasinya sendiri.

Risiko Umum Operasi Vaginoplasty

Prosedur vaginoplasty memiliki sejumlah risiko umum, seperti pendarahan, infeksi, dan kesalahan anestetik. Bahkan bekas luka yang parah bisa membuat prosedur operasi untuk memperbaikinya sulit dilakukan. Penyumbatan darah juga bisa terjadi setelah operasi. Tapi risiko-risiko umum ini jarang terjadi pada pasien yang tak memiliki masalah kesehatan. 

Risiko dan Komplikasi Lainnya

Seperti yang dikutip dari healthyvaginas.com, beberapa risiko dan komplikasi vaginoplasty, antara lain:

1. Bekas luka 

2. Menurunnya sensasi atau kepuasan

3. Sakit setelah berhubungan intim

4. Pendarahan

5. Mati rasa

6. Hematoma (kumpulan darah tidak normal di luar pembuluh darah)

7. Inkontinensia (kesulitan mengontrol keinginan buang air kecil)

8. Infeksi

Vagina adalah salah satu organ yang paling sensitif dan penting bagi wanita. Sehingga prosedurnya betul-betul harus dilakukan oleh dokter profesional yang berpengalaman. Wanita yang kelebihan berat badan, punya kebiasaan merokok, dan mengidap diabetes bisa berisiko tinggi mengalami infeksi setelah operasi. 

Dampaknya pada Hubungan Seksual

Karena banyak saraf di area Miss V yang mempengaruhi kesehatan seksual, ada kemungkinan saraf-saraf yang dipotong saat operasi bisa menghilangkan sensasi di klitoris dan vagina. Sehingga kepuasan seksual bisa saja malah menurun. 

Selain itu bisa juga mempengaruhi kenyamanan dalam penggunaan pembalut saat sedang haid. Semua risiko, komplikasi, dan dampak dari prosedur ini memang harus dibicarakan dan didiskusikan dengan matang bersama dokter. Karena kondisi tubuh setiap wanita dan kebutuhannya juga bisa berbeda satu sama lain, jadi perlu pertimbangan yang benar-benar matang.

 

Sumber: Vemale

 

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 3393 kali

sahabat total episode 3

Telah dilihat : 3612 kali

sahabat total episode 2