Pria yang Berpoligami Lebih Rentan Terhadap Risiko Jantung, Benarkah?

itoday - Poligami atau memiliki lebih dari satu istri sejauh ini masih dianggap sebagai hal yang tabu. Tidak banyak orang bisa menerima poligami terlebih para wanita. Apalagi, ketika si pria yang melakukan poligami tidak bisa berlaku adil ke istri-istrinya. 

Selain rentan menyebabkan luka batin baik bagi istri atau suami, poligami ternyata juga rentan menyebabkan luka fisik dan risiko penyakit berbahaya. 

Dilansir dari laman emirates247.com, sebuah penelitian bahkan menyebutkan jika seorang pria yang memutuskan poligami lebih rentan terhadap risiko serangan jantung. dr. Amin Daoulah, seorang ahli jantung di Rumah Sakit Spesialis King Faisal di Jeddah, Arab Saudi mempresentasikan temuannya di Kongres Kardiologi Masyarakat Asia Pasifik 2015, bahwa pria yang melakukan poligami rentan mengalami serangan jantung. 

Risiko ini bahkan mencapai empat kali lipat lebih banyak dari pria yang memutuskan hanya memiliki satu istri. Selain berisiko menderita jantung, pria yang melakukan poligami juga rentan mengalami penyumbatan pembuluh darah, stroke dan beberapa penyakit berbahaya lainnya. 

Hal senada diungkapkan oleh dr. Michael Komadja dari European Society of Cardiology. dr. Michael mengungkapkan bahwa pria yang berpoligami lebih rentan terhadap risiko stres dan depresi hingga membuatnya lebih berisiko terhadap risiko jantung. 

Meski begitu, poligami tidak dijadikan alasan utama dari risiko jantung seorang pria. Para peneliti mengungkapkan bahwa risiko jantung bisa terjadi karena banyak hal lain seperti pola hidup tidak sehat, faktor genetik, kebiasaan makan yang buruk dan masih banyak lagi. 

 

Sumber: Vemale

 

Komentar

Artikel Terkait