WHO Bunyikan Lonceng Bahaya Global, Virus Ebola Menyerang Lagi

itoday - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (18/7) mengeluarkan peringatan darurat internasional pada wabah virus Ebola yang terjadi di Republik Kongo. Ebola disebut kembali jadi ancaman global karena berisiko menyebar ke negara tetangga.

Peringatan darurat internasional ini jadi yang kedua untuk virus Ebola setelah sebelumnya pada tahun 2013-2016 menyebabkan kematian lebih dari 11 ribu orang di Afrika Barat. Selain itu WHO juga pernah mengeluarkan peringatan internasional untuk virus Zika tahun 2014, pandemi Influenza tahun 2009, dan SARS pada 2004.

Meski sudah mendapat respons internasional yang cepat dan pemberian vaksin efektif, wabah Ebola di Republik Kongo sejak 11 bulan lalu terus berkembang. Laporan terakhir menyebut ada 1.700 orang meninggal dunia.

"Tidak ada tanda-tanda wabah berada di bawah kendali," kata Peter Piot, salah satu peneliti yang pertama kali menemukan Ebola dan kini menjabat sebagai Direktur London School of Hygiene & Tropical Medicine.

"Saya berharap keputusan hari ini jadi panggilan membangunkan agar segera ada keputusan politik tinggi, peningkatan kooordinasi, dan bantuan dana untuk mendukung Republik Kongo dalam upayanya menghentikan wabah," lanjut Peter seperti dikutip dari Reuters, Kamis (18/7/2019).

Ebola sendiri adalah virus yang disebut memiliki angka kematian tinggi mencapai 90 persen. 

Pasien yang terjangkit Ebola awalnya akan menunjukkan gejala pusing, demam tinggi, sakit kepala hingga nyeri otot. Jika dibiarkan berlarut di tubuh, virus ini dapat menyebabkan penderitanya muntah-muntah, diare serta yang paling fatal pendarahan dalam tidak terkontrol yang berakibat kematian.

 

Sumber

Komentar

Artikel Terkait