Progres 98 Prakarsai Sentral Tabayyun Nasional

itoday - Penyebaran informasi dan kabar hoax, fitnah serta perilaku kebencian berbau SARA makin menimbulkan keresahan dan daya rusak yang mengkhawatirkan.

Gejala sosial yang tidak sehat tersebut patut dicermati sebagai kebiadaban yang terorganisir dan semakin mengarah pada kejahatan luar biasa (extra ordinary crime).

Ketua Progres 98, Faizal Assegaf berpendapat, perlunya menyatukan potensi anak bangsa untuk bangkit melakukan perlawanan. 

"Kita mesti punya tekad bersama untuk menghentikan hasutan dan fitnah keji yang tidak sesuai dengan ajaran agama, etika dan budaya," tegas Faizal kepada redaksi, Rabu (14/2.

Terkait dengan hal itu, lanjut Faizal, Progres 98 menggulirkan gagasan pembentukan Sentral Tabayyun Nasional (Setnas) guna mendorong terciptanya kelangsungan berbangsa yang damai, sehat dan bermartabat. 

"Wadah yang kami bentuk ini bersifat independen dan terbuka, tujuannya mempercepat gerakan tabayyun nasional untuk merekatkan kebersamaan anak bangsa," terangnya. 

Pihaknya juga akan berkoordinasi serta melibatkan elite bangsa, penegak hukum, tokoh agama, pemerintah dan pers untuk memperluas jaringan serta menyatukan potensi  Mengingat, fenomena penyebaran kebencian SARA tidak bisa ditangani secara instan dan parsial. 

"Dari informasi dan data yang kami himpun, para pelaku penyebar hoax dan politik adu domba berbau agama dilakukan oleh kelompok ekstrimis dan kawanan politisi busuk," bebernya. 

Kelompok-kelompok pengusung hoax ini, dicermatinya memanfaatkan kebebasan bermedia sosial sebagai arena penyebaran fitnah secara terencana, masif dan mengusung misi politik destruktif.

Bila hal itu dibiarkan, ia mewanti-wanti negeri ini makin terkepung oleh derasnya hoax dan fitnah berbau SARA. Hasilnya kerukunan umat agama dan solidaritas sosial akan porak-poranda.

 

Sumber: rmol

Komentar

Artikel Terkait

Rabu, , 24 Oktober 2018 - 16:21 WIB

Sebut Politisi Sontoloyo, Ini Penjelasan Jokowi

Kamis, , 19 April 2018 - 00:20 WIB

Lebih Baik Minum Susu atau Jus Jeruk Saat Sarapan?

Rabu, , 18 April 2018 - 00:30 WIB

Pendiri Sarankan PA 212 dan GNPF Dibubarkan