Meski Terkesan Kaku, Rizal Ramli Bukan Cuma Jago Retorika

itoday - Rizal Ramli bukan hanya seorang ahli ekonomi, tetapi juga aktivis pejuang yang konsisten memperjuangkan hak-hak rakyat.

"Dia juga memiliki komitmen yang kuat dalam membangun demokrasi," ujar peneliti senior Indonesia Public Institute, Karyono Wibowo, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/3).

Selain itu, pengalaman Rizal Ramli dua kali menjabat menteri di era Abdurrahman Wahid dan Joko Widodo sudah membuktikan kemampuan dan karakter kepemimpinannya yang merakyat.

"Salah satu contohnya dalam kasus Pelindo II, dia mengambil langkah tegas tanpa kompromi terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus Pelindo II. RR berani mendobrak sistem saat dia menjabat menjadi Menko Maritim," terangnya. 

Namun, dia akui, kelemahan Rizal Ramli adalah kesan kaku dalam kebijakan-kebijakan yang menyangkut prinsip. 

"Pendirian Rizal Ramli yang kuat, membentuk kesan kekakuan dalam bersikap terutama menyangkut soal prinsip," ungkap Karyono.

Meski keteguhan Rizal Ramli dalam memegang prinsip membuatnya terkesan kaku dan tanpa kompromi, namun keduanya ditunjukkan dalam kebijakan bukan sekadar retorika. 

"Dengan kriteria dan sederet pengalamannya, tentu sosok Rizal Ramli memenuhi syarat menjadi calon presiden atau calon wakil presiden. Dia masuk nominasi dari sejumlah tokoh nasional yang masuk bursa capres dan cawapres," jelas Karyono.

Yang pasti Rizal Ramli harus menghadapi tantangan berat dalam meniti jalan "terjal dan berliku" untuk mendapatkan tiket Pilpres 2019. 

"Pertarungan di internal partai dan antar partai dalam mengusung capres tentu sangat alot dan kadang mengeras, penuh berbagai pertimbangan dalam berbagai aspek. Hasrat sejumlah politisi untuk maju sebagai capres-cawapres juga besar," tutupnya.

 

Sumber: Rmol

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 34 kali

Euforia Persija Jakarta Juara Part 2

Telah dilihat : 39 kali

Euforia Persija Jakarta Juara

Telah dilihat : 1610 kali

Video klip #2019GantiPresiden