Bom Surabaya, Anies: Jakarta Siaga 1, 36 Ribu Personel Bersiaga

itoday - Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta masyarakat Jakarta tak khawatir atas peristiwa terorisme yang terjadi belakangan ini. Baik di Mako Brimob Depok maupun Bom di tiga Gereja di Surabaya, pagi tadi.

Anies menyebut kondisi Jakarta seluruhnya dalam posisi siaga. Dirinya menyebut sudah berkoordinasi dengan Kapolda dan Pangdam Jaya. 

Namun, Anies memastikan, pihaknya telah mengerahkan puluhan ribu pasukan pengamanan.

"Kita komunikasi terus Jakarta dalam kondisi siaga, Kapolda sudah menetapkan siaga satu sejak beberapa hari lalu," ujar Anies kepada wartawan dalam acara Milad Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Sentul, Bogor, Minggu (13/5/2018).

Untuk itu, dia bersama jajaran telah menurunkan puluhan ribu pasukan untuk memberikan pengamanan Ibu Kota agar terhindar dari aksi teror. 

"Sudah diturunkan lebih dari 36 ribu kekuatan yang menjaga objek vital di lingkungan Ibu Kota. Bantuan dari Kodam juga, personel cukup dan ada pasukan cadangan yang disiapkan dari Mabes Polri," ucapnya.

Selain objek vital di Ibu Kota, Anies memastikan rumah ibadah untuk semua agama tak luput dari pantauan pasukan pengamanan.

Untuk itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya di ibu kota untuk tetap tenang dan tidak khawatir.

"Insya Allah kondisi Jakarta aman dan aparat semua bekerja dengan siaga dan sampai dengan ke depan Insya Allah tetap dalam kontrol kita," tutupnya.

Berikut sikap resmi Pemprov DKI selengkapnya mengenai Aksi Terorisme di Surabaya:

Melihat situasi dan kondisi yang terjadi di Surabaya, dan peningkatan status menjadi Siaga 1 (satu) di DKI Jakarta, maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:

1. Pemprov DKI Jakarta turut berduka cita dan berbelasungkawa terhadap keluarga korban bom di tiga gereja di Surabaya. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan ketabahan dan keikhlasan kepada kita semua.

2. Gubernur DKI sebagai Ketua Forkompimda DKI Jakarta telah berkomunikasi dengan Kapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, BINDA DKI, dan instansi terkait lainnya untuk mengelola risiko dan memastikan keamanan kota dan warga. Pemprov DKI Jakarta akan senantiasa terus berkoordinasi dengan pihak TNI dan Polri, untuk memastikan bahwa kondisi Jakarta akan aman. Percayakan kepada aparat keamanan untuk menjaga situasi dan kondisi tersebut.

3. Gubernur DKI telah menginstruksikan kepada jajaran Pemprov DKI, mulai dari walikota/bupati, camat, lurah, serta SKPD terkait, untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan lingkungan bersama warga, serta melaporkan setiap perkembangan

4. Kepada masyarakat, diharap untuk tetap tenang dan berkegiatan seperti biasanya. Aparat keamanan sudah memastikan akan menjaga situasi dan kondisi ibu kota tetap aman dan nyaman. Selain itu, diharapkan semua masyarakat tidak membuat gaduh keadaan dengan menyebarkan informasi yang tidak benar (hoaks), dan tidak pula menyebarkan foto-foto korban.

5. Pemprov juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan sekitar. Apabila ada tingkah laku yang dianggap mencurigakan, agar segera melapor kepada pihak keamanan di sekitar lingkungan. Mari kita bersama saling menjaga satu sama lain. 

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 3380 kali

sahabat total episode 3

Telah dilihat : 3598 kali

sahabat total episode 2