Soal Akun Twitter Nge-Like Video Bokep, Begini Klarifikasi Ngabalin

itoday - Publik dunia maya digemparkan dengan tangkapan layar yang memperlihatkan akun Twitter atas nama @NgabalinAli mengklik gambar hati alias nge-Like sebuah unggahan video porno. 

Tampak sebuah video porno tertanggal 26 Februari 2019 di-retweet akun @NgabalinAli, yang memiliki 12 ribuan follower. 

Akun Twitter milik Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin itu pun menjadi perbincangan dan diberi komentar beragam oleh warganet. 

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV KSP Ali Mochtar Ngabalin pun buru-buru mengklarifikasi terkait insiden tersebut.

Dimintai konfirmasi mengenai hal tersebut, Ngabalin membenarkan bahwa @NgabalinAli merupakan akun miliknya. 

Namun, dia membantah telah melakukan retweet terhadap konten tak etis tersebut. 

"Tidak cukup lagi 24 jam untuk waktu abang duduk menyaksikan hal tersebut (medsos), pendek sekali. Waktu untuk keluarga, mengisi acara di mana-mana, sangat sesuatu...," ujar Ngabalin saat dimintai konfirmasi, Senin (4/3/2019). 

"Tolol amat sih seorang Ali Mochtar, iya kan? Ada yang begitu di ruang publik, terlalu bego banget sih," jelasnya seperti dikutip detik.com.

Ngabalin mengatakan dia telah mengajukan pergantian password untuk akun tersebut. 

"Dia minta nomor kalau kita lupa password. Tadi baru, kan dia (Twitter) minta nomor HP kan, bisa, bisa (akses)," tutur Ngabalin. 

Ditanya mengenai apakah akan melaporkan hal tersebut ke pihak berwenang, Ngabalin menyebut masih akan melakukan pengecekan dan koordinasi. 

"Nanti, ya, mau dicek dulu, koordinasi," ungkapnya. 

Sebelumnya, pada September 2018, akun Twitter Ngabalin juga pernah me-like akun porno. Tangkapan layar yang beredar memperlihatkan pada kolom "suka" atau "likes" akun @NgabalinAli terdapat sebuah unggahan video porno. Video itu diunggah oleh akun @susanarus***.

Kala itu, Ngabalin juga membantahnya. 

"Yang pasti tidak mungkin terjadi pada diri Ali Mochtar Ngabalin, kita mesti hati-hati dengan yang beginian," kata Ngabalin, Senin (3/9/2018).

"Kalau Twitter-ku sama Facebook-ku dibikin beberapa orang-orang yang saya percaya, tapi sudah lama mereka pergi," imbuhnya. 

 

(Sumber)

Komentar

Artikel Terkait