Anies: 49 Tahun DKI Punya Usaha Tak Lakukan Pembangunan, Namanya Pabrik Bir

itoday - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan selama 49 tahun Pemprov DKI Jakarta memiliki badan usaha yang tidak melakukan pembangunan. Badan usaha tersebut, kata Anies, adalah pabrik minuman bir.

"Pemerintah itu tugasnya melakukan pembangunan, menggunakan lembaga pemerintah dan badan usaha. Nah, sekarang selama 49 tahun, Pemprov DKI punya badan usaha yang tidak melakukan pembangunan, namanya pabrik bir, perusahaan bir. Nggak ada unsur pembangunannya," kata Anies di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Karena itulah Anies berencana menjual saham Pemprov DKI di perusahaan bir PT Delta Djakarta.

"Uangnya dipakai untuk kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Jadi kalau saham kita, usaha kita itu di bidang konstruksi, di bidang keuangan, itu membantu pembangunan," ujarnya.

"Tapi kalau produksi alkohol, di mana pembangunannya? Dan badan usaha negara itu harus bertanggung jawab kepada rakyat. Saya harus bertanggung jawab kepada rakyat, bahwa uang Rp 1,2 triliun ini saya gunakan untuk produksi apa? Nah, kalau gunakan untuk produksi bir, apa pertanggungjawaban saya kepada rakyat," lanjutnya.

Anies pun ingin agar dana Pemprov DKI bukan untuk produksi minuman beralkohol seperti bir, melainkan untuk sesuatu yang bermanfaat bagi warga. Anies lalu heran terhadap pihak yang mempermasalahkan penjualan saham di perusahaan bir itu.

"Saya tidak paham di mana kontranya, tunjukkan kepada saya manfaat bagi pemerintah dan rakyat ketika uang rakyat diletakkan di usaha produksi alkohol," tuturnya.

Komentar

Artikel Terkait