Situs Palsu Mirip Rekat Indonesia Rugikan Paslon 02

itoday - Relawan kawal TPS Rekat Indonesia mengultimatum pemalsu aplikasi dan situs Rekat-Indonesia, rekatindonesia.com dan rekatindonesia.org.

Ultimatum disampaikan kuasa hukum Rekat Indonesia, Hari Andrian mendampingi aktivis Rekat Indonesia, Neno Warisman saat konferensi pers di daerah Jakarta Timur, Selasa (19/3).

"Setelah kita telusuri dan mengumpulkan bukti-bukti, kita akan segera mengambil langkah hukum. Karena ini sudah melanggar UU ITE dan hak cipta," ujar Hari.

Hari mengatakan, tidak menutup kemungkinan selain dilaporkan ke Mabes Polri juga Kemenkominfo dan Badan Siber Nasional agar situs tersebut diblokir. 

Dari hasil penelusuran, kata Hari, situs palsu itu menggunakan IP address negara bagian Atlanta, Amerika Serikat. 

"Jadi, berangkat dari keluarnya situs yang mirip situs kita, yaitu situs Rekat Indonesia. Dan pada saat itu tim kita pertanyakan juga ini ada situs seperti A seperti B dengan berita seperti ini. Itu mulai teridentifikasi tim kita itu tanggal 17 Maret. Dan itu diproduksi menurut hasil penelusuran dari tim kita itu sejak 12 Maret," paparnya. 

Muncul dugaan IP address yang dibuat di Amerika itu, bisa dihubungkan ke Indonesia. Namun, kata dia, belum diketahui siapa pembuatnya. 

"Ini tengah kita telusuri," imbuhnya. 

Hari menegaskan, Relawan Kawal TPS maupun Rekat Indonesia sangat dirugikan atas keberadaan situs bodong tersebut. Karena, telah mendiskreditkan salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

“Dari sisi kami, ini ada kerugian dari kami. Karena, tujuan dari pada Rekat Indonesia ini kita buat dengan kumpulkan dari tenaga-tenaga relawan yang memiliki keahlian di bidang IT, di bidang teknologi informasi, di bidang telekomunikasi,” terang Hari.

Para relawan yang tergabung dalam Rekat Indonesia, lanjut Hari, bergabung dengan asas kerja sama dan keikhlasan.

"Tujuannya untuk apa? Untuk mengawal agar Pemilu kita ini jujur dan adil. Ini sebagai bentuk antisipasi dari pada masyarakat terhadap bangsa," tandasnya.

Rekat Indonesia sendiri merupakan singkatan dari Relawan Kawal TPS Indonesia yang bertujuan untuk mengawal TPS saat pencoblosan 17 April 2019 nanti.

 

(Sumber)

Komentar

Artikel Terkait