Ini Kata Cawapres Maruf Tentang Video Viral 'Ahok Sumber Konflik, Harus Dihabisi'

itoday - Tersebarnya video yang berisi Ma'ruf Amin mengatakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai 'sumber konflik dan harus dihabisi' beredar di media sosial.

Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin buka suara soal video viral yang menyebut mantan gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai sumber konflik di masyarakat. 

Dalam video tersebut Ma'ruf berbicara dengan sejumlah orang. Berikut perkataan Ma'ruf di video berdurasi 28 detik tersebut:

Menurut saya, Ahok itu sumber konflik. Bangsa ini akan konflik, tidak akan berhenti kalau Ahok tidak.... Maka itu.. Maka itu Ahok harus kita habisi... Itu sudah pakainya fikih siyasah namanya

Ma'ruf Amin menjelaskan soal pernyataannya. Menurutnya, peristiwa di video itu terjadi saat beberapa ustaz mengajaknya untuk mendukung Anies Baswedan menjadi capres di Pemilu 2019. 

"Sekarang saya buka saja, beberapa ustaz waktu itu minta ngajak saya untuk dukung Anies sebagai calon presiden. Dia mengaca itu bisa berhasil ketika Anies mengalahkan Ahok di Jakarta. Begitu," kata Ma'ruf di Garut, Kamis (4/3/2019). 

Ma'ruf lantas menolak untuk mendukung Anies maju sebagai Capres. Ma'ruf menyatakan bahwa para ulama yang hadir saat itu percaya bahwa Anies bisa mengalahkan Jokowi dengan berkaca pada kasus Pilkada DKI Jakarta 2017 silam.

Mengutip dari CNN Indonesia, Ma'ruf menegaskan bahwa kondisi Pilkada DKI Jakarta 2017 berbeda dengan Pilpres 2019. Ia menyatakan bahwa Ahok memang menjadi sumber konflik saat pergelaran Pilkada DKI 2017 kala itu.

"Saya tak setuju. Saya bilang, kalau Ahok itu, saya waktu itu menggunakan istilahnya itu apa namanya, sumber konflik. Terjadi konflik itu karena Ahok," ucapnya. 

"Oleh karena itu, tentu Ahok ya kita harus cegah. Kalau dia terus menjadi konflik akan bangsa ini berkonflik," sambung Ketum MUI ini. 

Selain itu, Ma'ruf menegaskan bahwa video itu dalam kondisi tak utuh ketika di unggah ke media sosial. Ia menyatakan bahwa masyarakat akan mengerti konteks pembicaraannya kala itu apabila videonya di unggah secara utuh.

"Ya saya kira videonya ga utuh dia, kalo utuh kan tau orang. Jadi kenapa saya mengatakan begitu, karena memang pak Jokowi mau disamakan dengan Ahok. Ya ga bisa lah beda. Pak jokowi bukan sumber konflik," kata dia.

 

Berbagai Sumber

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 103 kali

Wawancara yang Aneh - Pak Leman Eps #3

Telah dilihat : 107 kali

Kambing Naik Alphard