Batal Kampanye 02 di Semarang, Ganjar Tuding Prabowo Bikin Drama

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berang disebut telah mengeluarkan surat peraturan pelarangan kampanye di Simpang Lima Semarang, yang membuat pendukung pasangan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno kecewa. Bahkan Ganjar menyebut reaksi itu hanya sebagai sebuah sandiwara.

Dia menyebut tuduhan telah mengeluarkan surat peraturan kampanye di Simpang Lima Semarang adalah tindakan provokatif. Sebelumnya, Direktur Kampanye BPN Prabowo-Sandiaga, Sugiyono mengatakan Paslon Capres nomor urut 02 akan kampanye di Simpang Lima Semarang namun dilarang karena terbentur aturan yang dikeluarkan Gubernur Jateng.

"Ini provokatif, ada berita Gubernur Jateng tidak mengizinkan (kampanye)," kata Ganjar seperti dilansir Okezone, Kamis (11/4/2019).

"Kemarin kita cek ke Wali Kota, Wali Kota juga tidak bisa mengizinkan karena lokasi kampanye itu sudah ditentukan oleh KPU. Jadi semua kewenangan ada di KPU," ucapnya.

Ketentuan KPU yang dimaksud Ganjar adalah Keputusan KPU Kota Semarang Nomor 43/pl.02.4-kpt/3374/kpu.kot/III/2019. Dalam aturan itu, tidak disebutkan bahwa Lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang merupakan salah satu ruang terbuka yang diperuntukkan sebagai tempat kampanye rapat umum. 

Ganjar menganggap peraturan tersebut telah diketahui oleh kedua paslon. Sehingga, ia menilai tudingan yang disasarkan kepadanya itu hanya sekadar drama yang sengaja dilemparkan.

"Drama selalu ada. Ngono thok (begitu saja). Lho, itu Pak Jokowi juga tidak boleh di situ (Simpang Lima)," katanya.

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 471 kali

Wawancara yang Aneh - Pak Leman Eps #3

Telah dilihat : 456 kali

Kambing Naik Alphard