Ustadz Abdul Somad Dukung Prabowo, UYM: Kenapa 01 Harus Resah?

itoday - Ustaz Yusur Mansur angkat bicara terkait dukungan Ustaz Abdul Somad (UAS) kepada capres 02 Prabowo Subianto. Menurut Yusuf, dukungan UAS ke Prabowo adalah hal yang bagus dan tak perlu dirisaukan.

"Bagus itu, itu yang saya bilang. Kenapa kita harus bersedih gitu lho? Jika di 02 juga ada Ustaz Abdul Somad. Kenapa 01 resah?" ujar Yusuf Mansur saat acara 'Satukan Doa Menuju Kemenangan Demi Indonesia Maju oleh We Are Alumni Jokowi' di Epiwalk, Jakarta, Jumat (12/4).

Dikutip dari Kumparan, Yusuf Mansur juga mengimbau para pendukung Jokowi - Ma'ruf tak perlu resah jika Prabowo - Sandi memenangkan Pilpres 2019. Sebab menurutnya, seluruh harapan pendukung Jokowi - Ma'ruf dapat dititipkan kepada Prabowo - Sandi dan sosok UAS yang akan menemani paslon 02 itu.

"Enggak usah resah, kalau Allah takdirkan bisa kan Pak Prabowo dan Sandiaga Uno yang menang, kita bisa menitipkan kepada Ustadz Abdul Somad. Tolong temani beliau dan kawal beliau. Ini kan asyik, ini yang kita sebut kemenangan," tuturnya.

Sebelumnya, Dai kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) telah menentukan pilihan. UAS menyatakan mengikuti ijtimak ulama dan menegaskan mendukung pasangan capres/cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hal itu disampaikan UAS saat berkunjung di kediaman Prabowo, di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan (11/04).

Pernyataan dukungan UAS ke Prabowo sangat dramatis, apalagi UAS meminta Prabowo, jika menjabat sebagai Presiden RI, untuk tidak mengundangnya ke Istana dan tidak memberikan jabatan kepada UAS. Dukungan UAS berimplikasi kuat menaikkan elektabilitas Prabowo-Sandi, berkaca pada  niat UAS yang semata-mata mendukung pemimpin pilihan ulama tanpa “imbalan” atau balas jasa. Kehadiran UAS di belakang Prabowo sekaligus menebas buhul yang disebarkan kubu capres petahana Joko Widodo, bahwa Prabowo didukung ulama-ulama yang dicap radikal.

Tentunya, dukungan ijtimak ulama termasuk Ustadz Abdul Somad ke Prabowo belum bisa meluruhkan semua tudingan negatif yang diarahkan ke kubu Prabowo-Sandi. Satu tudingan yang kerap dilontarkan buzzer-buzzer 01 adalah Prabowo tidak nasionalis dan Pancasilais karena didukung kelompok pro khilafah. Dalam hal ini dibutuhkan figur negarawan yang tidak mempertentangkan antara Pancasila dengan Islam.

Komentar

Artikel Terkait