Viral! Polisi Periksa Video "Mayjen Soenarko" Bicara Tutup KPU

 

 

itoday - Polisi masih melakukan uji analisa terhadap video yang beredar di media sosial, yang memperlihatkan eks Danjen Kopassus, Mayjen (Purn) Soenarko berbicara mengenai rencana aksi pada hari pengumuman hasil rekapitulasi suara pada 22 Mei mendatang di Komisi Pemilihan Umum.

Dalam video viral itu, pria berkemeja merah marun bergaris vertikal hitam berbicara kepada seseorang. Lawan bicaranya tak tampak wajah, hanya tangannya saja. Berikut ujaran yang disampaikannya dalam video itu:

"Tapi kalau tanggal 22 diumumkan Jokowi menang, kita lakukan kita tutup dahulu KPU. Mungkin ada yang tutup Istana dengan Senayan, tapi dalam jumlah besar. Kalau (massanya dalam) jumlah besar. Polisi juga bingung. Kalau tentara, yakin dia tidak akan bertindak keras.”

"Sudah saya informasikan ke Direktorat Siber, untuk dianalisa lebih lanjut," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Kamis 16 Mei 2019.

Dedi menuturkan, setiap ada suatu perbuatan, pihak Kepolisian melakukan analisa dan kajian terlebih dahulu. Selain itu, dia menyatakan, pihaknya masih menunggu laporan masyarakat soal video tersebut mengutip dari Viva.co.id.

Dalam video viral itu, lelaki tersebut juga sempat menyinggung aksi di Bawaslu pada tanggal 9-10 Mei lalu. Diakhir tayangan, dia menyampaikan jika KPU mengumumkan Prabowo - Sandiaga sebagai pemenang maka massa diminta melakukan syukuran. "Kalau nanti kebetulan diumumkan 02, ya kita syukuran aja di situ," kata dia.

 

Berbagai Sumber

Komentar

Artikel Terkait