Dahnil Sebut Prabowo Cukup Diwakili Ketemu Jokowi, Ini Respon TKN

itoday - Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan Prabowo Subianto akan diwakili jika Joko Widodo (Jokowi) ingin bertemu. 

Hal itu dikarenakan keinginan dari Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi) untuk bertemu Capres 02 Prabowo Subianto, pascapengumuman rekapitulasi hasil Pilpres 2019. Keinginan itu sendiri sudah diungkapkan sejak pelaksanaan Pilpres, 17 April lalu.

Pertemuan tersebut, kata Jokowi, untuk meneruskan persahabatan dan silaturahmi dengan rival politiknya Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

“Yang jelas kita ingin terus bersahabat, bersilaturahmi dengan Pak Prabowo Pak Sandiaga Uno dan seluruh pendukung yang ada,” kata Jokowi di Kampung Deret, Kelurahan Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (15/5/2019).

Menanggapi hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi menganggap Dahnil angkuh.

"Dengan mengatakan jika memang Jokowi ingin bertemu dengan Prabowo cukup diwakili oleh Andre atau Priyo atau Aris, maka sebenarnya Dahnil Anzar sedang mempertontonkan keangkuhan dan kecongkakan yang dia pelajari dari Prabowo Subianto," kata anggota TKN, Inas Nasrullah Zubir, Selasa (21/5/2019).

Menurut Inas, Dahnil sedang berupaya mengatakan kepada rakyat bahwa Prabowo berada di level tertinggi manusia sehingga sekelas Jokowi, yang notabene Presiden RI, hanya patut menemui wakil Prabowo jika ingin bertemu seperti mengutip dari Detik.com.

"Dahnil ingin mengatakan kepada publik Indonesia bahwa level Prabowo berada di atas manusia rata-rata," sebut Inas.

Inas khawatir andai bangsa ini memiliki presiden seperti Prabowo, jika merujuk statement Dahnil tersebut, Prabowo bakal sulit ditemui rakyat.

Komentar

Artikel Terkait

Jumat, , 21 Juni 2019 - 07:39 WIB

Jokowi Ultah ke-58 Tahun