DPD Golkar Riau Lihat Ada Main Mata dalam Perebutan Kursi Ketua Umum

itoday - Perebutan Kursi Ketua Umum partai Golkar kembali memanas. Posisi sebagai orang nomor satu di partai menjadi incaran. Posisi Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum terancam. Salah satu kandidat lawannya yaitu Ketua DPR Bambang Soesatyo.

Wakil Ketua DPD Golkar Kepulauan Riau, Rizki Faizal menuturkan, dinamika yang terjadi di internal partai hingga memunculkan usulan percepatan Munas harus dilihat sebagai gambaran suara dari akar rumput.

"Selama ini ada yang salah dengan manajemen partai di DPP, karena para ketua DPD I dan II yang selama ini merasakan beban perjuangan di akar rumput," ucap Rizki dalam keterangannya, Senin (1/7).

Dia melihat ada main mata dalam perebutan kursi ketua umum partai. Dia berkaca pada DPD DKI. Awalnya mereka memberi dukungan kepada salah satu kandidat, kemudian menariknya.

"Mana mungkin pagi mendukung dan malam membatalkan dukungan jika tidak ada main terhadap DPD II. Kami sangat sayangkan ini terjadi di partai yang demokratis seperti Partai Golkar," jelas Rizki.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta menolak apabila Musyawarah Nasional (munas) untuk pemilihan ketua umum dipercepat. DPD Golkar DKI Jakarta menegaskan ingin agar munas tetap digelar pada Desember 2019.

"Golkar DKI solid untuk ikut mensukseskan Munas pada Desember 2019. Tidak ada yang dipercepat sebagai siklus kepemimpinan 5 tahun ke depan," kata Plt Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Rizal Mallarangeng.

Rizal pun menegaskan, Golkar DKI Jakarta solid untuk mendukung penyelenggaraan Munas digelar pada Desember 2019. Pada kesempatan yang sama, Rizal juga mengatakan pihaknya telah mencabut dukungan terhadap Bambang Soesatyo (Bamsoet). Hal itu karena pihaknya akan mendukung Airlangga Hartarto.

"Kami DPD Golkar DKI Jakarta solid, mendukung Airlangga Hartarto sebagai ketua umum," kata Rizal.

 

Sumber

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 105 kali

Kambing Naik Alphard