Bertemu Jokowi, Ini Sembilan Permintaan Tokoh Papua

itoday - Setelah situasi ketegangan di Papua dan Papua Barat, 61 tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama Papua dan Papua Barat hari Selasa (10/9) bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta.

Beberapa orang tokoh Papua menyampaikan aspirasinya saat diundang Jokowi ke istana. 

Rombongan yang diketuai oleh Abisai Rollo itu mencurahkan seluruh kegundahan dan kecemasan, serta menyampaikan sembilan keinginan kepada presiden.

Abisai mengatakan masih banyak anak-anak Papua dan Papua Barat yang putus sekolah, sehingga menjadi penggangguran dan terlibat konflik sosial. Oleh karena itu ia berharap pemerintah bisa mengembangkan potensi SDM di Papua dan Papua Barat, agar bisa berkontribusi kepada kemajuan bangsa Indonesia. Menurutnya, akan sia-sia kekayaan alam tanah Papua kalau SDM-nya tidak bisa mengolahnya dengan baik seperti dikutip dari VoaIndonesia.com.

"Namun di balik semua ini kami cemas dan gelisah sebagian generasi muda orang asli Papua tertinggal dalam pendidikan. Banyak anak kami yang putus sekolah, menganggur serta terlibat masalah sosial. Baik di Papua maupun di luar Papua. Selain itu perubahan profil demografi baru ini juga menimbulkan kecemasan akan persaingan di berbagai sektor yang tumbuh di Papua. Kami paham betul bahwa persaingan baik untuk meningkatkan produktivitas dan inovasi, namun pada sisi lain juga dapat menghilangkan akses dan kesempatan bagi pihak yang sedang merintis usahanya; dan menggantikan kearifan lokal atau adat yang keluarga kami hormati selama berabad-abad yang berhubungan dengan kosmologi dan pelestarian lingkungan sekitar," jelasnya.

Adapun sembilan poin aspirasi yaitu: 

1. Pemekaran provinsi 5 wilayah di provinsi Papua  dan Papua Barat  

2. Pembentukan Badan Nasional Urusan Tanah Papua  

3. Penempatan pejabat eselon 1 dan eselon 2 di Kementerian dan Lembaga 

4. Pembangunan asrama nusantara untuk mahasiswa Papua di seluruh kota dan menjamin keamanan mahasiswa Papua  

5. Usulan revisi UU otonomi khusus dalam prolegnas dalam 2020  

6. Menerbitkan Inpres untuk pengangkatan ASN Honorer di tanah papua 

7. Percepatan palapa ring timur papua. 

8.  Membentuk lembaga adat perempuan dan anak Papua  

9. Membangun Istana Presiden RI di Ibu Kota Provinsi Papua, Jayapura

Jokowi sendiri menyambut baik usulan tokoh Papua agar membangun Istana Kepresidenan di Papua. Mantan Wali Kota Solo itu memastikan bahwa pembangunan Istana Kepresidenan di Papua akan dimulai pada 2020.

"Mulai tahun depan Istana akan dibangun di sana," tutur Jokowi di Istana Negara.

Jokowi juga menyatakann akan segera berkunjung ke Papua. Kedatangan Jokowi itu untuk meresmikan Jembatan Holtekamp atau Jembatan Merah di Jayapura dan melihat perkembangan pembangunan infrastruktur Trans Papua.

"Mungkin kalau saya akan berusaha (ke Papua) bulan ini ke sana, tapi kalau meleset di Oktober. Karena saya ingin meresmikan Jembatan Holtekamp dan juga jalan Jalan Trans Papua yang sudah diselesaikan oleh Kementerian PU saya akan cek," ujarnya.

Komentar

Artikel Terkait