Jenazah Teroris Poso Andika Ditemukan Hanyut di Sungai Puna



PALU-Jenazah Andika Eka Putra alias Andika alias Hilal, terduga terorisme Poso, ditemukan aparat Satgas Tinombala, terseret arus Sungai Puna, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Andika, salah satu DPO (Daftar Pencarian Orang) di Poso, diduga tewas terseret arus sungai yang cukup deras tersebut, saat melarikan diri dari kejaran aparat.

“Di tubuh Andika, ditemukan tas ransel berisi makanan,” kata sumber SP dari Poso Pesisir, Rabu (14/9).

Jenazah Andika, Rabu siang, sudah dibawa ke Palu, dan rencananya akan disemayamkan di ruang jenazah Polda Sulteng di Palu.

Seperti diberitakan, aparat Satgas Tinombala yang merupakan tim gabungan TNI dan Polri, berhasil menangkap hidup-hidup tersangka pelaku terorisme di Poso, Basri alias Bagong alias Bang Ayas alias Opak dan juga Andika yang sudah dalam kondisi tewas.

Kapolda Sulteng Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan, Andika Eka Putra asal Bima tewas dan Basri, ditangkap sekitar pukul 10.00 WITA di Poso Pesisir. “Basri ini yang dipersiapkan menggantikan Santoso (yang sudah tewas)," katanya di STIK Jakarta, Rabu (14/9).

Dengan hasil positif ini menurut Rudy, buronan dan DPO yang tersisa tinggal 13 orang. Itu termasuk Ali Kalora yang diduga juga punya peran sentral. [159/J-11]

Sumber: beritasatu.com

Komentar

Artikel Terkait