Fahri Usul Pansus Angket KPK Panggil Megawati Soekarnoputri

 

itoday - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengusulkan Pansus Angket KPK memanggil Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri untuk dimintai keterangan soal kerja lembaga anti rasuah tersebut.

Sebab, kata Fahri, Megawati adalah Presiden yang mengesahkan pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dan pada saat itu, terang dia, mantan Menteri Kehakiman dan HAM adalah Yusril Ihza Mahendra.

"Saya sering nyebut 4 orang ini. 4 orang yang masih hidup terrmasuk membuat UU KPK. Yang menandatangani sebagai UU adalah Presiden Megawati, yang memimpin sebagai menteri hukum dan ham Prof Yusril Ihza Mahendra," kata Fahri di Gedung Nusantara III DPR, Jakarta, Senin (18/6/2017).

"Dan yang memimpin tim pemerintah atas UU KPK Prof Romli Atmasasmita, dan satu lagi dari anggota DPR yang memimpin adalah Panda Nababan. Ini orang-orang yang tahu betul waktu KPK dibuat, apa nuansanya dan kenapa jadi kayak gini," tambahnya.

Lebih jauh, Fahri membeberkan, kalau Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK melanggar aturan, karena seperti operasi intelijen dengan menyadap target. Padahal, makna OTT sendiri adalah penangkapan secara mendadak, tanpa diketahui sebelumnya.

"Kalo intip dulu, operasi intelijen namanya. Sementara dalam hukum, terutama hukum pemberantasan korupsi tidak ada operasi intelijen," jelasnya.

 

Sumber: TeropongSenayan

 

Komentar

Artikel Terkait

Rabu, , 16 Agustus 2017 - 00:08 WIB

KPK Permainkan DPR Di Kasus KTP Eletronik

Selasa, , 15 Agustus 2017 - 11:01 WIB

BJ Habibie, Megawati dan SBY Dialog Kebangsaan di LIPI

Kamis, , 03 Agustus 2017 - 01:08 WIB

PDIP Disamakan dengan PKI, Ini Respons Megawati

Telah dilihat : 1068 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1047 kali

sahabat total episode 1