Rachma: Ternyata, Tak Selamanya Jokowi Jadi Petugas Partai

itoday - Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menegaskan dirinya tidak akan tinggal diam apabila ada pihak-pihak yang ingin memperlemah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), apalagi sampai membekukan lembaga anti rasuah itu, disambut baik banyak kalangan.

Tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri mengatakan pernyataan Jokowi itu bagaikan angin segar di tengah keragu-raguan orang terhadap komitmen KPK menuntaskan sejumlah megaskandal.

Rachma mengatakan dirinya sempat menduga Jokowi akan mengamini tekanan politisi PDI Perjuangan pada KPK akhir-akhir ini. Dugaan ini juga dipicu oleh kenyataan Jokowi termasuk irit bicara soal kasus yang menimpa penyidik KPK Novel Baswedan.

“Terus terang saya surprised juga mendengar pernyataan Jokowi. Ternyata dia (Jokowi) bisa juga tidak menjadi petugas partai,” ujar Rachma di kantornya, Kampus Universitas Bung Karno (UBK) Jalan Pegangsaan, Jakarta Pusat, Senin siang (11/9). 

Rachma menambahkan, pernyataan Jokowi itu menciptakan momentum baru yang dapat digunakan untuk membongkar megaskandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). 

“Wapres Jusuf Kalla baru-baru ini juga sudah mengatakan bahwa Indonesia dirugikan sekitar Rp 600 tirliun dari kebijakan di masa lalu, salah satunya yang terkait dengan BLBI,” ujar Rachma.

“Tinggal apakah setelahg menyatakan hal itu akan ada bentuk konkret untuk memperkuat KPK agar lebih punya gigi,” demikian Rachma. 

 

 

 

 

Sumber: rmol

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 1690 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1647 kali

sahabat total episode 1