Ulil Abshar: Sekarang Ada Kebangkitan Sentimen Keagamaan

itoday - Tokoh Muda Nahdlatul Ulama (NU), Ulil Abshar Abdala mengatakan, saat ini Indonesia sedang menghadapi situasi yang krusial dan membuat berdebar-debar. Ia menilai jika Indonesia bisa melewati fase ini maka Insya Allah bisa terus menjadi suatu bangsa yang bersatu. 

"Apa yang saya sebut sebagai situasi yang krusial sekarang ini adalah, kita memang sedang menghadapi satu ujian. Jadi ada kebangkitan sentimen keagamaan, kebangkitan sentimen keagamaan ini bisa mewujud di dalam bentuk yang positif, tetapi juga bisa dalam bentuk yang negatif," kata Ulil saat menjadi narasumber Seminar Nasional Kebangsaan bertema Menuju Masyarakat yang Lebih Beradab di PBNU, Jakarta, pada Kamis (12/14).

Ia menerangkan, ujian ini bukan merupakan ujian yang khas Indonesia. Tetapi ujian yang sebetulnya merupakan gejala global. Ia menjelaskan, bentuk yang positif adalah memperkuat ikatan-ikatan di luar keagamaan. Tetapi juga ada kebangkitan keagamaan atau sentimen keagamaan yang bisa menegasikan dan menafikan bahkan kontradiktif dengan sentimen kebangsaan. 

"Ada satu sentimen keagamaan, sentimen keislaman yang bisa kontradiktif dengan sentimen kebangsaan, dan itu sekarang kita sedang menyaksikan arus semacam itu," ujarnya.

Ia menegaskan, arus keislaman tetapi kontradiktif dengan sentimen-sentimen lain yang juga penting dipertahankan. Sentimen kebangsaan adalah salah satu sentimen yang penting untuk menyatukan semua kelompok sosial di dalam sebuah negara.

Menurutnya, sentimen keagamaan seperti ini bukan gejala yang muncul sesaat. Menghadapinya memang cukup rumit, apalagi sekarang adalah era yang menghargai kebebasan.(rol)

Komentar

Artikel Terkait

Jumat, , 15 Desember 2017 - 01:27 WIB

Ulil Abshar: Sekarang Ada Kebangkitan Sentimen Keagamaan