5 Etika Berdoa, Bisa Dimaksimalkan di Ramadan 2018 Agar Semua Doa Terkabul

itoday - Bulan Ramadan 2018 bisa jadi bulan baik untuk memperbaiki diri. Di bulan ini pun kita bisa mendapat lebih banyak kesempatan dikabulkannya berbagai doa.Tapi tahukah kalau ada etika dalam berdoa yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan peluang semua doa dan keinginan kita terkabul?

Seperti yang dijabarkan di buku 500 Rahasia Islami Pencerah Jiwa, ada lima etika dalam berdoa. Dengan mengikuti dan mencoba etika-etikanya, maka besar kemungkinan doa kita akan dijabah. Jika selama ini kita jarang memperhatikan etikanya, bulan Ramadan 2018 bisa jadi awal yang baik untuk mencobanya.

1. Sunah menghadap kiblat

Sangat dianjurkan ketika berdoa, kita hadapkan wajah dan tubuh kita ke kiblat.

2. Sunah menengadahkan kedua telapak tangan, lalu mengusapkan ke wajah usia berdoa

Hal ini seperti yang diterangkan dalam sejumlah hadis.

- Nabi Muhammad SAW bersabda, “Apabila kamu berdoa kepada Allah, maka berdoalah dengan cara membuka kedua telapak tanganmu. Dan janganlah kamu berdoa dengan kedua punggung tanganmu. Jika sudah selesai (berdoa), usapkanlah kedua tanganmu ke wajahmu.” (HR. Ibnu Majah dari Ibnu Abbas ra.)

- Nabi Muhammad SAW bersabda, “Mintalah kepada Allah dengan menadahkan bagian dalam telapak tangan kalian, dan janganlah kalian meminta kepada-Nya dengan menadahkan bagian luarnya. Apabila kalian telah selesai berdoa, usapkanlah telapak tangan itu ke wajah kalian.” (HR. Abu Dawud)

- Umar ra. menuturkan, “Rasulullah SAW jika mengangkat kedua tangannya dalam berdoa, beliau tidak mengembalikan keuda tangannya sebelum mengusapkan keduanya terlebih dahulu ke wajahnya.” (HR. Muslim)

3. Memulai doa dengan mengucap hamdalah

Agar peluang semua doa terkabul, khususnya di bulan Ramadna 2018 ini, mulailah doa dengan mengucap syukur terlebih dahulu, lalu ungkapkan sanjungan kepada Allah SWT, shalawat kepada Nabi SAW, dan baru mengutarakan segala permohonan dengan hati yang tunduk. 

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Apabila seseorang di antara kalian berdoa, hendaklah memulainya dengan membaca hamdalah dan tsana kepada Allah, kemudian hendaklah membaca shalawat untuk Nabi SAW. Setelah itu berdoa menurut apa yang diinginkannya,” (HR. Ash-Habus Sunan). Yang dimaksud dengan tsana dalam hadis ini adalah sanjungan-sanjungan yang baik kepada Allah SWT.

4. Tidak berburuk sangka kepada Allah SWT

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Doa seseorang di antara kalian pasti diperkenankan selama ia tidak tergesa-gesa dengan mengatakan, ‘Aku telah berdoa, tetapi belum juga diperkenankan’.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah ra.)

5. Khusyuk dan yakin doanya akan dikabulkan oleh Allah SWT

Nabi Muhammad SAW bersabda, “Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan diperkenankan. Ketahuilah bahwa Allah tidak akan memperkenankan doa yang timbul dari kalbu yang lalai lagi sibuk dengan hal lain.” (HR. Tirmidzi dan Hakim dari Abu Hurairah ra.)

Tags #Berdoa

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 3393 kali

sahabat total episode 3

Telah dilihat : 3612 kali

sahabat total episode 2