Berangkat Haji ke Makkah, Pasangan Lansia Menyetir Mobil Lewati 8 Negara

Hasil gambar untuk foto gurun pasir dan mobil

Itoday - Umat Muslim dari berbagai penjuru dunia telah memulai perjalanan mereka menuju Makkah. Mereka membawa impian dapat melaksanakan ibadah haji.

Jika sebagian besar orang memilih berpergian dengan menggunakan moda transportasi seperti pesawat, atau juga kapal untuk naik haji, pilihan ini tidak berlaku bagi pasangan lansia asal Malaysia satu ini.

Pasangan pensiunan dosen asal Malaysia, Adnan Abdullah dan Hadibah Idris yang masing-masing sudah berusia 66 dan 64 tahun ini, diketahui telah menghabiskan sekitar tiga bulan dengan mengendarai mobil. Mereka menyebrangi sekitar delapan negara dengan niat melakukan ibadah haji.

Perjalanan keduanya, disebutkan dimulai sebelum awal Ramadan lalu. Meninggalkan rumah mereka di Shah Alam, Malaysia untuk memulai pengalaman sekali seumur hidup, menuju Makkah dengan mengendarai mobil Ford Ranger modifikasi yang keduanya beri nama Unta Kurus.

Melakukan perjalanan tidak biasa bersama sang istri, Adnan menuturkan ia terinspirasi untuk melakukan perjalanan luar biasa ini untuk mengganti waktunya yang selama ini telah hilang. Ia ingin mengganti semua waktunya untuk traveling, yang telah hilang karena selama ini ia bersama sang istri sibuk untuk mengurus membesarkan kelima anaknya.

Sejauh ini, disebutkan Adnan dan Hadibah telah menyetir mobil melintasi Thailand, Myanmar, India, Nepal, dan Pakistan. Ketika mereka mencapai Makkah pada bulan Agustus mendatang, maka keduanya akan melakukan perjalanan setidaknya melalui delapan negara.

Perjalanan yang akan membawa Adnan dan Hadibah dari Asia Tenggara, Asia Selatan dan Asia Tengah.

Yakin akan rencana Allah: Jika dilihat dari segi usia, pasangan suami-istri ini memang tidak lagi muda. Namun bagi keduanya, usia lanjut bukanlah jadi penghalang.

Adnan dan Hadibah diketahui setiap harinya setidaknya menyetir sejauh 500 kilometer, kemudian akan beristirahat di hotel, spot-spot tertentu, dan bahkan pos polisi demi alasan keamanan. Sambil memeriksa dan menjaga keadaan mobil hingga memasak makanan sederhana di jalan.

Walau tidak mudah, namun Adnan dan Hadibah merasa bersyukur karena bisa menjalani perjalanan ini.

Sementara itu untuk urusan ibadah Haji, pasangan ini berencana untuk menyelesaikan aplikasi haji mereka melalui konsulat jenderal Malaysia dan Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi ketika tiba di Oman.

Untuk rencanan selanjutnya, Adnan dan Hadibah disebut menuju bagian utara menuju Baitulmaqdis, Afrika Utara, dan Eropa Barat setelah melakukan haji.

Pasangan itu kemudian akan melakukan perjalanan ke Inggris untuk mengunjungi putra sulungnya, sebelum menjelajahi Eropa Timur dan Asia Timur dan berencana untuk kembali pulang ke Malaysia tahun 2020 mendatang. Demikian seperti dilansir Halalzilla, Senin (22/7/2019).

 

sumber berita : okemuslim / foto : tempo.co

 

Komentar

Artikel Terkait