Rahasia Agar Dicintai Allah dan Manusia

itoday - Kajian kali ini membahas tema 'bagaimana orang-orang mencintaiku'. Cinta adalah karunia besar yang diberikan Allah SWT kepada manusia. Mencintai dan dicintai merupakan fitrah manusia.

Ulama dari Mesir Syeikh Ahmad Al-Mishri dalam Kajian Senin malam di Masjid Permata Qalbu, Perumahan Permata Mediterania, Pos Pengumben, Jakarta Barat, menyampaikan tausiyah menarik. Dalam tausiyahnya, Syeikh Ahmad memberi tips agar dicintai Allah 'Azza wa Jalla dan juga dicintai manusia.

Beliau mengutip hadits dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: "Apabila Allah Ta'ala mencintai seorang hamba, Allah menyeru kepada Jibril, "Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah dia!" Maka Jibril mencintainya. Kemudian Jibril menyeru di langit, "Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah dia (wahai para malaikat)!" maka penduduk langit mencintainya. Dan Allah menjadikan dia diterima di bumi (dicintai orang-orang saleh di bumi)." (HR Bukhari-Muslim)

Kemudian dalam hadits lain, Nabi Muhammad SAW bersabda, dari Abul 'Abbas Sahl bin Sa'd As-Sa'idi RA, ia berkata, ada seseorang datang kepada Rasulullah SAW lalu berkata: "Wahai Rasulullah! Tunjukkan kepadaku satu amalan yang jika aku mengamalkannya, maka aku akan dicintai oleh Allah dan dicintai manusia."

Beliau SAW menjawab, "Zuhudlah terhadap dunia, niscaya engkau dicintai Allah dan zuhudlah terhadap apa yang dimiliki manusia, niscaya engkau dicintai manusia." (HR. Ibnu Majah)

"Kalau kita zuhud terhadap dunia, kita akan dicintai Allah subhanahu wa ta'ala. Zuhud itu di hati," kata Syeikh Ahmad Al-Mishri.

Syeikh Ahmad menjabarkan bahwa ridha manusia merupakan tujuan yang tidak bisa diraih, sedangkan ridha Allah merupakan tujuan yang tidak boleh ditinggalkan. Maka tinggalkanlah apa yang tidak bisa diraih, dan raihlah apa yang tidak boleh ditinggalkan.

Pertanyaannya, bagaimana orang-orang mencintai aku? Kita jawab sesungguhnya dicintai manusia adalah nikmat besar. Adapun seseorang dicintai manusia karena 2 hal:

1. Akhlak dan perbuatannya.

2. Diterima di muka bumi.

Komentar

Artikel Terkait