Deretan Gaya Agnez Mo Pakai Budaya Indonesia di Karya Internasionalnya

Agnez Mo

itoday - Penyanyi Agnez Mo atau Agnes Monica tengah jadi perbincangan karena ucapannya yang mengaku tak memiliki darah Indonesia. Meski demikian nyatanya Agnez selalu mengangkat budaya Indonesia di karyanya. Ini gaya Agnez dengan budaya Indonesia.

Video Klip Coke Bottle

Agnez Mo setia mengangkat unsur budaya Indonesia sejak enam tahun lalu merilis single internasionalnya Coke Bottle. Agnez yang pada lagu tersebut berkolaborasi dengan Timbaland dan T.I. mengenakan beberapa pakaian yang terinspirasi dari streetstyle bergaya grunge. Namun di antara outfit dengan konsep streetstyle itu, tiba-tiba pelantun lagu 'Muda' ini tampil memakai baju dodot lengkap dengan aksesori kepala yang kental budaya Indonesia.

Baju dodot dan kain batik tersebut adalah rancangan desainer ternama, Anne Avantie. Di akun Twitternya pada 2014, Agnes menuliskan rasa terima kasihnya pada desainer yang akrab disapa 'Bunda' ini.

Video Klip Long As I Get Paid

Pada 2017, Agnez Mo kembali mempercayakan Anne Avantie untuk ikut serta mendesain salah satu busana di video klipnya. Kali ini Agnez tampil dengan kostum yang terdiri atas bustier dan jubah batik megah karya Anne di video klipnya Long As I Get Paid.

Anne menegaskan, kostum yang dipakai Agnez di video klip Long As I Get Paid itu bukanlah kebaya walau ia dikenal sebagai desainer kebaya ternama di Tanah Air. Anne kali ini mengedepankan keindahan kain batik ke mata dunia.

"Bagi saya, @agnezmo dan Anne Avantie adalah 2 jiwa yang sangat mencintai Indonesia dengan cara yang berbeda". >>>Saya ingin dunia melihat Indonesia dengan kacamata Budaya melalui @agnezmo dan Batik," kata Anne.

Video Klip Overdose

Pada 2018, Agnez Mo merilis single duetnya dengan Chris Brown, Overdose. Kali ini tak ada pakaian berbau Indonesia yang dikenakan Agnez di video klip single Overdose. Namun dia tetap memasukkan unsur budaya Tanah Air di video klip tersebut yaitu tarian Jaipong. Dalam salah satu adegan di video klip itu, penyanyi 33 tahun tersebut tampak melakukan gerakan tarian Jaipong selama beberapa detik.

Single Diamonds

Pertengahan 2019, Agnez mempromosikan single terbarunya Diamonds dengan melakukan pemotretan bersama orang-orang Papua. Agnez pun berdandan dengan rambut kepang ala wanita Papua. Agnez pun memperkenalkan asal-usul rambut kepang tersebut.

"The braiding of hair in Papua is a tradition that started from the hand-weaving of a "noken" bag. Hence, the Papuans actually refer to hair-braiding as "hair-weaving" or "ANYAM RAMBUT" in Bahasa Indonesia (Indonesian language). Papuan women generally braid their hair for practical reasons such as for the ease of work. There are now many ways of hair-braiding and for many different reasons. This tradition has become very popular in Papua that it turned into an annual competition at Jayapura, the Indonesian province of Papua's capital city," tulis penyanyi kelahiran 1 Juli 1986 itu.

Video Klip NANANA

Dan pada November 2019 ini Agnez merilis single terbarunya NANANA. Kembali unsur budaya Indonesia dimasukkan Agnez di video klip single tersebut. Wanita yang dulu juga populer sebagai bintang sinetron itu terlihat memakai kebaya dan kain batik di cuplikan video klip NANANA yang dirilisnya di YouTube.

Melalui salah satu unggahannya di Instagram, Agnez mengungkapkan dia memang selalu mencoba menampilkan budaya Indonesia dalam setiap karyanya. "I always try to bring my culture and infuse it into some of my projects.. That beautiful dress is called Baju Dodot. We put it here on "Coke Bottle" music video. tx to @timbaland and @troubleman31 for allowing my vision to come to life," tulis Agnez pada Agustus 2019.

 

Sumber berita : detik fashion

Sumber foto : riaubarometer.com

Komentar

Artikel Terkait