Mengintip Kengerian Kubur Batu di Toraja

itoday - Toraja kerap dikenal dengan tradisi pemakaman dan penguburannya yang sangat mewah dan bisa dibilang cukup mengerikan. Gua dan tebing batu yang menjadi pemandangan umum di daerah tersebut banyak menjadi tempat tinggal terakhir bagi jasad-jasad pemilik nyawa yang telah tiada.

Tana Toraja, yang terletak di utara Sulawesi Selatan, memiliki dua situs pemakaman tua yang menarik untuk didatangi wisatawan. Destinasi tersebut antara lain Kete Kesu dan Londa.

Kete Kesu

Di situs wisata ini, kita dapat melihat rumah adat unik Suku Toraja dengan pemakamannya. Hijaunya persawahan dan atap khas rumah Toraja menyambut kita ketika sampai di situs wisata yang sudah terkenal ini.

Lebih ke dalam lagi, pengunjung bisa melihat semacam rumah terakhir bagi keturunan bangsawan yang sudah tiada. Di luar rumah umumnya ada patung atau foto yang dibuat serupa dengan mereka yang sudah meninggal.

Tak jauh dari situ, terdapat tebing gua pekuburan yang berisi peti mati, tumpukan tengkorak, dan benda-benda kesukaan mereka yang telah tiada.

Tidak hanya bisa melihat sisa-sisa kubur batu atau peti tua dengan susunan tengkorak dan tulang berulang dari luar, wisatawan juga bisa masuk ke dalam gua untuk melihat lebih dalam lagi. Cukup membayar Rp15.000-Rp20.000 untuk jasa pemandu dan penerangan, wisatawan bisa masuk ke dalam gua.

Masuk ke dalam gua memang memang sedikit membuat bulu kuduk merinding. Bau gua yang lembab, tengkorak tergeletak di tempat tak terduga, sampai stalaktit dan stalagmit yang unik secara bentuk bisa ditemui oleh pengunjung.

Kompleks Makam Londa

Dari Kete Kesu, perjalanan Okezone pertengahan 2016 dilanjutkan ke kompleks makam berikutnya di Desa Sandan Uai, sekitar setengah jam dari Kete Kesu. Dikatakan bahwa orang asing belum bisa disebut sudah ke Toraja kalau belum ke Londa.

Setelah membayar sekian rupiah untuk parkir, wisatawan dapat masuk ke kompleks pemakaman yang sedikit terlihat berbeda dengan Kete Kesu.

Satu tebing bergua dimiliki keluarga bangsawan terdapat lubang-lubang yang diisi peti tua dan patung-patung manusia dari kayu. Gua tersebut sudah disepakati bersama keluarga dan pemerintah untuk dijadikan tempat wisata.

Dari depan gua batu, wisatawan akan disambut dengan deretan peti mati kayu yang digantung beberapa puluh meter. Kemudian ada semacam beranda terbuka yang diisi dengan susunan patung orang-orang yang telah tiada dengan pakaian lengkap mereka, seperti sedang menonton keluar.

Masuk ke gua pemakaman di situs ini, kita juga dikenai biaya untuk pembantu yang membantu kita menjelaskan banyak cerita yang ada di dalam gua, seperti tengkorak dua pasangan romeo dan juliet dari Toraja dan tengkorak dalam peti yang penuh dengan puntung rokok dan uang receh.

Pengunjung diperbolehkan mengambil gambar di dalam gua. Bahkan pemandu bisa membantu wisatawan berfoto dengan tengkorak, namun tanpa sedikit pun memindahkannya.


sumber : Okezone.com

Komentar

Artikel Terkait

Jumat, , 28 Oktober 2016 - 14:05 WIB

Mengintip Kengerian Kubur Batu di Toraja

Telah dilihat : 1917 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1889 kali

sahabat total episode 1