Indonesia Bisa Jadi Kiblat Busana Muslim Dunia, Ini Syaratnya!

itoday - Perkembangan industri mode muslim Indonesia memang semakin maju. Para desainer berlomba-lomba menciptakan inovasi dan tren yang menjadikan sektor busana muslim Indonesia berkembang, namun tak menghilangkan syariat Islam.

Bahkan, beberapa desainer yang awalnya tidak merancang koleksi modestwear pun mulai melirik. Tak heran jika busana muslim kini menjadi highlight dalam industri mode. Bahkan, Indonesia disebut-sebut akan menjadi kiblat mode muslim dunia pada 2020.

Kendati demikian, dalam pelaksanaannya, masih banyak hal yang perlu dibenahi dan dipersiapkan agar industri busana muslim bisa membawa Indonesia menuju pusat mode dunia. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) misalnya, memiliki tiga parameter yang menjadikan Indonesia sebagai kiblat mode muslim.

Apa sajakah? Berikut ulasannya seperti diungkapkan oleh Deputi Pemasaran Bekraf, Josua Puji Mulia Simanjuntak, saat berbincang-bincang dengan Okezone, Rabu 2 Februari 2017.

Menyelenggarakan fashion show modest wear berkelas internasional

"Harus ada fashion show muslim berkelas internasional. Kalau enggak ada, masa mau mengklaim sebagai pusat muslim dunia? Kita bisa mengundang beberapa fashion designer dari negara tetangga untuk meramaikan dan memerlihatkan karya mereka," tutur Josua, yang ditemui di gelaran Indonesia Fashion Week 2017, di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Dengan begitu, masyarakat Indonesia juga bisa belajar sekaligus menambah wawasan terkait fashion muslim yang berasal dari negara lain.

"London, misalnya, mereka sudah menyelenggarakan acara fashion show muslim, beberapa negara di dunia pun demikian. Nah, kalau Indonesia mengklaim kita sebagai pusat mode, ya kita harus bekerja lebih keras lagi. Jangan hanya menjadi konsumen di negeri sendiri," lanjutnya.

Salah satu program kerja yang rencananya akan diwujudkan oleh Triawan Munaf beserta jajarannya adalah menyelenggarakan Indonesia Modest Fashion Festival di tahun ini dengan menggandeng sejumlah desainer dari asosiasi atau organisasi apa pun.

Menyentuh sisi pendidikan

Mewakili Bekraf, Josua menginginkan Indonesia memiliki kurikulum mengenai fashion bernuansa muslim yang bisa dipelajari. "Entah itu kuliah di mana, bisa ambil satu mata kuliah fashion muslim ke Indonesia," ujar pria berkacamata ini.

Kehadiran label busana muslim di toko retail modern

Jika toko retail fashion asing yang mendominasi sejumlah pusat perbelanjaan, untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat mode muslim dunia, maka perlu adanya toko atau label busana muslim di sejumlah toko retail modern.


Sumber: Okezone.com

Komentar

Artikel Terkait

Kamis, , 16 Februari 2017 - 02:26 WIB

Tampil Modis dengan Busana Syar'i

Telah dilihat : 527 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 524 kali

sahabat total episode 1

Telah dilihat : 676 kali

Nokia hadir di MWC 2017