Aktivis Diculik, KAMMI: Copot Kapolda Metro dan Kapolres Jakarta Pusat!

itoday - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), hari ini (26/06) menggelar aksi unjuk rasa di 50  kota seluruh Indonesia menuntut pencopotan Kapolda Metro Jaya dan Kapolres Jakarta Pusat. Aksi ini digelar sebagai buntut dari sikap represif aparat saat membubarkan aksi KAMMI di depan Istana Merdeka Rabu (23/5) lalu.  

Dalam keterangan pers nya, Ketua PP KAMMI Kartika Nur Rakhman mengatakan, reformasi di tubuh Kepolisian nampaknya telah gagal. Kepolisian kini menjelma menjadi tirani baru dalam penegakan hukum Indonesia.

“Hari ini tanda ketidakadilan hukum tampak semakin jelas. Aparat dengan sewenang-wenang memberangus aksi KAMMI yang damai. Ketua Umum KAMMI Pusat dan 6 aktivis KAMMI diculik dan beberapa kader KAMMI lainnya termasuk akhwat luka-luka dan dibawa ke UGD,” tulis akun instagram kammi_uin_suka.

Sejalan dengan itu, KAMMI Wilayah Yogyakarta, juga menggelar aksi di Gedung DPRD Yogyakarta dan di depan kantor Polresta Yogyakarta. Adapun tuntutannya adalah: Copot Kapolda Metro Jaya dan Kapolres Jakarta Pusat; Tegakkan Hukum yang Berkeadilan dan Tanpa Tebang Pilih; dan Usut Kasus BLBI, Reklamasi, & Kasus E-KTP.

Sebelumnya, Gerakan Pribumi Indonesia (GEPRINDO) turut mengecam sikap arogan pihak kepolisian dalam menghadapi aksi mahasiswa sangat tidak manusiawi. Geprindo menilai, sikap tersebut sangat berbeda ketika Ahokers melakukan aksi di malam hari bahkan merusak pagar LP.

“Kami mendesak penyelidikan lebih lanjut terkait insiden pemukulan terhadap mahasiswa. Mahasiswa merupakan kelompok intelektual penerus bangsa, sudah menjadi kewajiban moral menyuarakan aspirasi,” tegas Presiden Geprindo Bastian P Simanjuntak (24/05) malam.

Tak hanya itu, Geprindo juga mendesak Presiden Joko Widodo untuk mencopot Kapolri karena telah gagal dalam memimpin institusi kepolisian.

Tags #KAMMI

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 1068 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1047 kali

sahabat total episode 1