Dian Sastro Lestarikan Kain Tenun Sumba Lewat Strategi Kekinian

 

itoday - Kecintaan seorang Dian Sastrowardoyo pada kain tenun khas Sumba Timur tak bisa dipandang sebelah mata. Banyak cara dilakukan ibu dua anak ini demi menyelamatkan kain tradisional kekayaan Indonesia Selatan itu dari kepunahan.

Cara yang diambil Dian rupanya saling terikat satu sama lain. Seperti diketahui kondisi Sumba Timur sangatlah kekurangan air bersih, untuk itu ia melakukan penggalangan dana guna membangun sumur agar niatnya memberdayakan pengerajin kain tenun bisa berjalan mulus.

"Saya jatuh cinta banget sama kain tenun Sumba yang benar-benar berbeda. Tapi ironisnya, mereka yang tinggal di sana tidak terlalu memiliki kehidupan layak. Misalnya akses terhadap air bersih saja susah. Makanya saya bikin penggalangan dana bekerja sama dengan Waterhouse Project, supaya kita bisa membangun sumur dan air bersih di satu tempat yang namanya Wairinding. Itu salah satu landmark yang sangat indah di Sumba Timur tapi justru air bersihnya sama sekali tidak ada. Kalaupun ada jauh sekali, susah sekali," papar Dian ditemui di Plaza Indonesia, kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (8/8).

Dari pemberdayaan pengerajin tenun ini, Dian berharap banyak sektor terutama ekonomi dan pariwisata bisa terangkat. Sebagai mula-mula ia pun melakukan strategi kekinian dengan memakai kain tenun khas Sumba Timur sebagai padu padan fashion dalam melakukan Outfit Of The Day (OOTD) di berbagai platform media sosial.

"Strateginya dengan membeli Kain mereka. Terus saya pakai sehari-hari dengan berbagai macam model dan style. Saya jadiin sarung, kadang saya jadiin rok pendek, saya lipet. Saya juga mengajak teman-teman saya dari Raisa, Andien, Adinia Wirasti untuk berpromosi," lanjutnya bersemangat.

"Sumba itu bagus banget walaupun secara infrastruktur belum seluruhnya terbangun. Justru saya di sini pengen membangkitkan perekonomian agar berjalan. Mungkin industri pariwisatanya juga bisa jadi the next destination. Ini Sumba gitu loh. Lautnya bagus, kebudayaannya Indah, orangnya baik-baik dan pegunungannya juga indah. Kaya. Kalau aku lihat potensinya dalam pariwisata tinggi sekali. Secara budaya juga ini bagus sekali," pungkas pemeran utama film 7/24 tersebut.

Untuk melihat keindahan kain tenun Sumba Timur, yayasan Dian Sastrowardoyo bekerja sama dengan Samsung Galaxy S8 dan S8+ menyelenggarakan Pameran Foto, Video dan instalasi kain tenun tradisional dengan tajuk 'Lukamba Nduma Luri'. Acara tersebut berlangsung pada tanggal 6 sampai 31 Agustus 2017 di Plaza Indonesia. Yuk tonton keseruan videonya di channel Youtube Samsung Indonesia.

Sumber: Kapan Lagi

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 1484 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1434 kali

sahabat total episode 1