Jokowi Gunakan Kereta Wisata saat Kunjungan ke Sukabumi

itoday - Presiden RI Joko Widodo memilih kereta wisata untuk mengantarnya ke Sukabumi dalam rangka kunjungan kerja. Jokowi sekaligus merayakan shalat Idul Adha di Sukabumi, Jumat (1/9/2017).

"Pak Presiden dari Gambir (berangkat) Kamis (31/8/2017), tepat pukul 10.05 WIB, menuju Sukabumi," ujar Totok Suryono selaku Direktur Utama PT Kereta Api Pariwisata saat dikonfirmasi KompasTravel lewat pesan singkat, Minggu (3/9/2017).

Setelah melakukan solat Ied di Lapangan Merdeka dalam kunjungan kerjanya, Presiden Jokowi kembali bertolak ke Gambir hari Jumat, (1/9/2017) tepat pukul 13.50 WIB, menggunakan rangkaian kereta yang sama.

Dalam lawatannya tersebut, Jokowi menggunakan kereta wisata khusus kepresidenan dengan rangkaian KLB (Kereta Luar Biasa), yang termasuk jenis Bali dan Jawa. Rangkaian tersebut terdiri dari satu lokomotif, satu kereta pembangkit, satu kereta (gerbong) makan, dua kereta K1 (Eksekutif), dan dua gerbong kereta wisata.

Kunjungan Jokowi tersebut melengkapi para petinggi negara yang sebelumnya sudah terlebih dahulu memilih kereta wisata sebagai armada perjalanannya. Sebelumnya ada sang istri Iriana Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta Ibu Mufida Kalla, juga mantan presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta keluarga.

Pihak PT Kereta Api Pariwisata sebagai pengelola kereta wisata atau kereta khusus kepresidenan mengaku telah melakukan persiapan dengan sebaik-baiknya. Perusahaan tersebut telah memiliki standar VVIP RI satu dan RI dua untuk diaplikasikan.

“Walaupun persiapannya sangat mepet, tapi semua bisa kami handle dengan baik,” ujar Totok Suryono.

Ia menjelaskan persiapan yang dilakukan sama seperti saat mempersiapkan perjalanan mantan presiden SBY beberapa tahun lalu. SBY beserta keluarga, lanjutnya, menjadi pelanggan setia kereta wisata walaupun sudah tidak menjabat sebagai Presiden RI.

“Kami sudah biasa meng-handle perjalanan kenegaraan mulai dari jaman Presiden terdahulu sebelum Bapak Jokowi," ungkapnya.

Totok berharap Jokowi puas dengan segala pelayanan yang diberikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Kereta Api Pariwisata.

"Karena kereta wisata sangat cocok utk perjalanan wisata atau dinas seperti meeting, diharapkan kantor kementerian atau kantor lembaga lainnya bisa memanfaatkan kereta wisata untuk meeting dengan suasana yang berbeda," tutup Totok.

 

Sumber: Kompas

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 1291 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1242 kali

sahabat total episode 1