Industri Otomotif Indonesia Kalah Dibanding Thailand

itoday - Ketua Gaikindo, Jongkie Sugiarto menyebut bahwa salah satu tantangan pengembangan industri otomotif Indonesia yaitu dalam peningkatan produksi. Hal ini juga yang membuat industri otomotif Indonesia kalah dari negara tetangga, seperti Thailand.

"Kita produksi 1,2 juta, Thailand 2,4 juta unit. Di sana ada 20 perusahaan, padahal di kita ada 22 perusahaan. Pekerja kita separuh dari mereka," kata dia, di Jakarta, Kamis (24/1).

Selain itu, industri komponen pendukung pun Indonesia masih kalah dari Thailand. "Industri komponen tier 1, industri yang terkait langsung ke merek, di sana 700 di kita 500. Jadi ini memang kita masih ketinggalan di angka-angka ini. Terutama di industri komponen tier 2 dan 3, kita cuma 1.000 perusahaan mereka 1.700 perusahaan," jelas dia.

Menurut dia, salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas industri otomotif dalam negeri adalah dengan memperbanyak jenis kendaraan.

Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi basis produksi kendaraan 4x2 (penggerak dua roda). Indonesia juga harus menjadi basis produksi jenis kendaraan sedan, SUV, pick up, dan jenis-jenis kendaraan lain.

"Di Thailand kan lengkap, sedan, pickup, MPV dan lain-lain, sementara kita 4x2 dulu. Makanya kita meyakinkan Indonesia jangan jadi basis 4x2 saja, harus plus sedan, SUV, Plus pick up," ujar dia.

"Buka restoran harus komplit jangan hanya jual gado-gado. Kalau orang lagi nggak mau gado-gado mau nasi goreng nggak ada. Terpaksa ke warung sebelah," tandasnya.

 

(Sumber)

Komentar

Artikel Terkait