Direktur F1 Girang karena Poin Fastest Lap Buat Balapan Makin Sengit

itoday -  Direktur Olahraga Formula One (F1), Ross Brawn, mengaku sangat senang karena keputusan Federasi Automotif Internasional (FIA) yang mengaktifkan kembali peraturan penambahan poin untuk peraih lap tercepat telah meningkatkan kualitas balapan. Ia menilai balapan yang terjadi pada seri perdana F1 2019 yang berlangsung di Sirkuit Albert Park tersebut terlihat lebih sengit ketimbang sebelum-sebelumnya.

Brawn melihat pertengahan balapan ada beberapa pembalap yang masih saling bersaing untuk bisa mencatatkan lap tercepat. Hal itu jelas menjadi suatu hal yang berbeda ketimbang musim lalu, di mana pada saat paruh akhir balapan biasanya para pembalap lebih bermain aman untuk bisa mempertahankan posisinya.

Dengan hadirnya persaingan di paruh akhir balapan, Brawn pun merasa girang. Ia mengatakan hal itulah yang ingin FIA lihat ketika memutuskan untuk memberikan satu poin tambahan kepada pembalap yang mampu meraih fastest lap di suatu balapan. Mereka ingin melihat para pembalap saling bersaing hingga akhir lap terakhir.

“Kembalinya poin fastest lap untuk pembalap dan tim telah menghidupkan paruh akhir balapan. Max Verstappen (Red Bull) mencoba mengalahkan Valtteri Bottas (Mercedes), yang akhirnya memenangi pertarungan tersebut," kata Brawn, mengutip dari Motorsport, Rabu (20/3/2019).

“Ketika balapan, di mana posisoi podium tampak sudah ditentukan lebih cepat, pertarungan untuk mengklaim poin ekstra itu telah menghidupkan paruh akhir balapan, karena mereka berpikir itu (satu poin tambahan) bisa memainkan peran penting di pengujung musim. Itu yang memang kami dan FIA harapkan ketika memunculkan aturan tersebut,” tambahnya.

Pembalap yang berhasil merebut catatan lap tercepat adalah Bottas, yang juga menjadi pemenang di seri perdana F1 2019 tersebut. Ia bersaing dengan Verstappen hingga balapan berakhir untuk meraih satu poin tambahan di balapan seri Australia itu.

 

(Sumber)

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 105 kali

Kambing Naik Alphard