Harga Motor KTM Tak Bakal Turun walaupun Dirakit di Gresik

itoday - PT Penta Jaya Laju Motor distributor KTM Street dan KTM Big Bike mengkonfirmasi pabrik perakitan kendaraannya akan beroperasi pada tahun 2019 ini. Rencana ini sebelumnya sempat tertunda terkait masalah perizinan dari pemerintah di Indonesia.

"Pabrik pada waktu itu ada kendala license ini nanti pabriknya di CKD, perakitan. License ada dari brand dan izin ckd. Dari kemenperin juga belum keluar kita prediksi sebelum akhir tahun ini sudah selesai," ujar Presiden Direktur PT Penta Jaya Laju Motor distributor KTM Street dan KTM Big Bike, Kristianto Goenadi saat ditemui dalam peluncuran KTM 790 Duke dan KTM 790 Adventure di JiExpo Kemayoran, Senin (24/6/2019).

Pabrik yang berlokasi di Gresik itu saat ini sebenarnya sudah siap digunakan dan Kris yakin sudah dapat beroperasi pada akhir tahun ini.

"Ini pakai fasilitas yang udah ada itu cuma license belum. Tapi kita udah komitmen sama principal tahun ini kita yakin bisa operate di Gresik," ungkap Kris.

Kris mengatakan pabrik perakitan ini mampu menghasilkan 200 unit model mereka mulai dari KTM 200, KTM 250, dan KTM 390 dalam satu hari. Sementara itu Total Kandungan Dalam Negerinya pada tahap awal sebesar 10 persen.

"Kapasitas bisa 200 unit per hari. Itu umumnya model street sekarang, 200 sampai 390 yang pertama kemudian menyusul tipe-tipe yang lainnya. TKDN akan bertambah bertahap awalnya 10 persen lalu tingkatkan 20 persen," tukas Kris.

Meskipun sudah akan dirakit lokal nantinya, model-model tersebut dipastikan tidak mengalami depresiasi harga. Kristianto mengatakan perakitan lokal hanya akan mempercepat proses pemasaran produk mereka.

"Kalau untuk tipe kecil (harganya) udah fill in waktu awal, jadi tidak banyak penurunan tapi mempercepat proses aja. Biasanya 1 bulan bisa selesai. Dengan pabrik 1 minggu paling lama," ungkapnya.

 

(Sumber)

Komentar

Artikel Terkait