Dua Jenis Kendaraan yang Bebas Peraturan Ganjil-Genap

itoday - Pemerintah daerah DKI Jakarta telah menambah titik lajur penetapan peraturan ganjil genap sebanyak 25 titik. Dari aturan tersebut terdapat dua jenis kendaraan yang bebas melintas di lajur ganjil-genap yang telah ditentukan.

Kendaraan pertama yakni jenis roda dua, dimana sepeda motor tidak akan kena peraturan ganjil genap tersebut. Pertimbangan pembebasan sepeda motor melintas di titik ganjil genap karena kendaraan ini tidak menyebabkan kemacetan berarti serta tidak memiliki tingkat polusi tinggi.

Keputusan pembebasan motor di titik ganjil genap tersebut, telah melalui tahapan kajian dari penerapan sistem ganjil-genap yang telah diberlakukan sebelumnya.

"Tapi, setelah kami analisis mendalam, pola pergerakan sepeda motor pada koridor ganjil genap tadi ini tidak berpengaruh besar pada peningkatan kinerja lalu lintas," Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Jenis kendaraan kedua yakni mobil listrik, kendaraan roda empat ini akan dibebaskan dari peraturan ganjil-genap karena memiliki emisi gas buang yang rendah atau tanpa emisi.

Langkah pembebasan mobil listrik sendiri sejalan dengan rencana perluasan ganjil genap untuk mengurangi polusi. Namun dalam aturan tersebut, pembebasan diberikan untuk mobil dengan teknologi hybrid, mengingat mobil listrik di Indonesia belum ada.

Komentar

Artikel Terkait

Sabtu, , 21 September 2019 - 07:55 WIB

Jakarta Tuan Rumah Balapan Formula E 2020