Nekat Melanggar Ganjil-genap Jakarta Bisa Dikurung Penjara

itoday - Perluasan ganjil-genap terhadap kendaraan berpelat hitam telah diberlakukan di Ibu Kota Jakarta. Hal itu dilakukan demi mengurangi polusi yang kian parah di Jakarta. Jika sebelumnya hanya sembilan rute yang terkena ganjil-genap Jakarta, kini ada 25 rute. 

Supaya tak kaget, Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan sosialisasi pada 7 Agustus hingga 8 September 2019. Nantinya aturan perluasan ganjil-genap Jakarta mulai berlaku pada 9 September 2019. 

Apabila ada pengendara yang nekat menerobos ruas ganjil-genap namun tak sesuai pelat nomornya, maka denda sampai hukuman kurungan penjara pun sudah menanti. 

"Betul, (pelanggar dikenakan pasal) 287 ayat 1, sanksi kurungan 2 bulan atau denda Rp 500 ribu," jelas Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP M Nasir saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (7/8/2019). 

Mereka yang nekat menerobos ganjil-genap di Jakarta dianggap melakukan pelanggaran rambu lalu lintas maka dikenakan pasal 287 ayat 1 UU no.22 tahun 2009. 

"Setiap pengendara yang melanggar rambu lalu lintas dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu," bunyi pasal itu. 

Komentar

Artikel Terkait